Kumparan Logo
Konten Media Partner

Cerita Mahasiswa UNY Selesaikan Skripsi di RS, Tapi Meninggal sebelum Wisuda

Pandangan Jogjaverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Rektor UNY, Sumaryanto, menyerahkan ijazah Iqbal kepada sang kakak. Foto: Dok. UNY
zoom-in-whitePerbesar
Rektor UNY, Sumaryanto, menyerahkan ijazah Iqbal kepada sang kakak. Foto: Dok. UNY

Ijazah Iqbal, salah satu wisudawan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Program Studi Pendidikan Teknik Boga, harus diambil oleh kakaknya dalam prosesi wisuda di GOR UNY, Sabtu (31/5) kemarin. Iqbal meninggal dunia akibat tumor otak sebelum sempat mengikuti wisuda.

Dikutip dari laman resmi UNY, Iqbal adalah seorang yatim piatu sejak usia lima tahun. Ia tetap menyelesaikan kuliahnya meski dalam kondisi sakit.

Iqbal dinyatakan lulus pada 25 Maret 2025, hanya dua bulan setelah wafat pada 31 Januari 2025. Skripsinya ia selesaikan dari rumah sakit, dan ia harus mengikuti ujian secara daring.

“Iqbal adalah mahasiswa yang tidak hanya cerdas, tapi juga sangat ulet dan rendah hati. Kehilangannya menjadi duka mendalam bagi kami,” ujar dosen pembimbingnya, Nani Ratnaningsih, Sabtu (31/5).

Kakak Iqbal, Erwin Cahyono, menunjukkan ijazah dan foto Iqbal. Foto: Dok. UNY

Iqbal meraih gelar sarjana dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,61. Ia juga merupakan penerima beasiswa Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIPK).

Semasa kuliah, Iqbal sempat menjalani magang di Jepang selama lebih dari satu tahun. Setelah itu, ia kembali bekerja di Jepang. Menurut sang kakak, Erwin Cahyono, Iqbal memiliki cita-cita untuk membuka toko roti dan melanjutkan studi di UNY.

“Sejak kecil, Iqbal sudah berjuang sendiri. Tapi dia selalu percaya bahwa pendidikan adalah jalan untuk mengubah nasib. Kami sangat bangga padanya,” ujar Erwin dengan mata berkaca-kaca, Sabtu (31/5).