Kumparan Logo
Konten Media Partner

Demo Desak Muhammadiyah Tolak Konsesi Tambang di Jogja Diwarnai Aksi Bakar KTA

Pandangan Jogjaverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Aksi salah seorang peserta demo membakar KTA Muhammadiyah, Sabtu (27/7). Foto: Resti Damayanti/Pandangan Jogja
zoom-in-whitePerbesar
Aksi salah seorang peserta demo membakar KTA Muhammadiyah, Sabtu (27/7). Foto: Resti Damayanti/Pandangan Jogja

Puluhan massa yang tergabung dalam Forum Cik Ditiro menggelar aksi di depan Gedung Universitas Aisyiyah Yogyakarta (UNISA) siang ini, Sabtu (27/7). Lokasi tersebut merupakan tempat Pimpinan Pusat mengadakan Konsolidasi Nasional Muhammadiyah selama dua hari, Sabtu hingga Minggu besok.

Demo itu diwarnai oleh aksi pembakaran Kartu Tanda Anggota (KTA) Muhammadiyah oleh salah seorang peserta aksi. Selain itu, sebagian peserta aksi juga membentangkan 6 poster yang menarasikan bentuk protes atas konsesi tambang.

“Jadi, kalau ada yang tadi membakar KTA? Itu adalah salah satu anggota kami yang kebetulan juga anggota Muhammadiyah. Mereka membakar sebagai simbol bahwa mereka merasa tidak nyaman dengan indikasi beberapa hari ini kelihatannya Muhammadiyah condong menerima konsesi tambang,” kata Inisiator Forum Cik Ditiro, Masduki, Sabtu (27/7).

Aksi sejumlah massa mendesak Muhammadiyah menolak konsesi tambang dari pemerintah, Sabtu (27/7). Foto: Resti Damayanti/Pandangan Jogja

Beberapa peserta juga melakukan aksi menutup mulut menggunakan lakban berwarna hijau.

Masduki bilang, aksi tersebut merupakan aksi simbolik untuk mengingatkan delegasi terutama pimpinan Muhammadiyah yang saat ini tengah menggelar konsolidasi nasional di UNISA Yogya.

“Kita mengingatkan, khususnya Muhammadiyah yang dua hari ini akan berkumpul, untuk menjaga kewarasan, untuk menjaga akal sehat. Bahwa ormas itu tugasnya adalah menjadi masyarakat sipil, menjadi organisasi yang mengontrol negara, pemerintah, dan berpihak pada kepentingan warga negara,” ujar Masduki.