Kumparan Logo
Konten Media Partner

Dianggap Lecehkan Lambang Negara, 2 Mural One Piece di Sleman Dihapus

Pandangan Jogjaverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Proses penghapusan mural bajak laut One Piece di Kalurahan Triharjo, Sleman, Kamis (7/8). Foto: Pandangan Jogja/Resti Damayanti
zoom-in-whitePerbesar
Proses penghapusan mural bajak laut One Piece di Kalurahan Triharjo, Sleman, Kamis (7/8). Foto: Pandangan Jogja/Resti Damayanti

Dua mural bergambar bajak laut One Piece di Padukuhan Temulawak, Kalurahan Triharjo, Sleman, dihapus karena dianggap melecehkan lambang negara. Mural tersebut digambar di dinding rumah milik warga setempat.

Babinsa Kalurahan Triharjo, Sersan Mayor Hadi Suroso, mengatakan bahwa penghapusan mural One Piece itu dilakukan karena dianggap melecehkan lambang negara, pasalnya salah satu mural tersebut digambar dengan background bendera Merah Putih.

“Itu seperti melecehkan bendera, dasarnya ada gambar seperti tadi,” ujarnya kepada awak media di lokasi, Kamis (7/8).

Salah satu mural bajak laut One Piece di Kalurahan Triharjo, Sleman. Foto: Pandangan Jogja/Resti Damayanti

Sebelumnya, ia mengatakan sudah berkoordinasi dengan pemerintah kalurahan, padukuhan, dan babinkamtibmas setempat untuk menghapus mural tersebut.

”Sekali lagi saya sudah berkoordinasi dengan Pak Lurah, bhabinkamtibmas, Pak Dukuh, untuk memberikan edukasi kepada pemilik rumah untuk menghapus gambar tersebut, terutama yang menyangkut bendera. Lambang negara enggak bisa diubah-ubah,” tegasnya.

Salah satu mural bajak laut One Piece di Kalurahan Triharjo, Sleman. Foto: Pandangan Jogja/Resti Damayanti

Dukuh Temulawak, Hardi Wiyanto, mengatakan bahwa mural tersebut dibuat secara mandiri oleh pemuda setempat. Ia juga menyebut penggambaran mural itu didasari karena iseng belaka pada beberapa hari yang lalu.

“Cuma istilahnya senang aja, iseng aja,” ujar Hardi.

Meski ada mural tersebut, namun ia menyebut situasi di wilayahnya jelang 17 Agustus ini sangat kondusif.