Kumparan Logo
Konten Media Partner

Dilantik Sultan HB X, Ni Made Dwipanti Jadi Sekda DIY Perempuan Pertama

Pandangan Jogjaverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sekda DIY, Ni Made Dwipanti Indrayanti, saat disumpah jabatan oleh Sultan HB X pada Selasa (16/9). Foto: Dok. Pemda DIY
zoom-in-whitePerbesar
Sekda DIY, Ni Made Dwipanti Indrayanti, saat disumpah jabatan oleh Sultan HB X pada Selasa (16/9). Foto: Dok. Pemda DIY

Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono X, melantik Ni Made Dwipanti Indrayanti sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) DIY di Kepatihan, Selasa (16/9) pagi.

Pelantikan ini mencatat sejarah baru karena Made menjadi perempuan pertama yang menjabat Sekda DIY definitif sejak Sultan HB X memimpin pada 1998. Sebelum dilantik, Made menjabat Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) DIY.

Dalam sambutannya, Sultan HB X menegaskan peran vital Sekda sebagai poros pengendali pemerintahan daerah.

“Ia adalah motor penggerak sekaligus penjaga ritme, yang memastikan roda pemerintahan berputar selaras, tidak saling mendahului, tidak saling menabrak. Karena itu, keberhasilan roda pemerintahan daerah, juga turut ditentukan oleh kualitas seorang Sekda,” kata Sultan HB X, Selasa (16/9).

Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X. Foto: Pandangan Jogja/Resti Damayanti

Sultan juga mengingatkan agar pejabat menghindari sikap pamer.

“Kepada para pejabat yang dilantik saya berpesan hindari flexing, jadilah jangkar penenang di tengah gelombang. Tajamkan kepekaan terhadap denyut sosial di sekitar, junjung tinggi empan papan dalam setiap langkah kebijakan, ucapan, perbuatan, dan utamakan capaian prestasi kinerja ketimbang seremoni semata,” ujarnya.

Tantangan Sekda Baru: Sampah hingga Kemandirian Fiskal

Sekda DIY, Ni Made Dwipanti Indrayanti. Foto: Pandangan Jogja/Resti Damayanti

Usai dilantik, Made menyampaikan beberapa tantangan besar yang akan dihadapinya, mulai dari persoalan sampah, pengelolaan Tanah Kalurahan, hingga kemandirian fiskal daerah.

“Sampah kita juga sudah ketemu Pak Wali (Wali Kota Yogya) juga, prinsipnya kan kita juga sudah kerja sama. TKD kita usahakan lagi, terus sounding-sounding, mungkin terkait kemandirian fiskal itu juga menjadi hal yang penting ke depannya,” kata Made.

Selain pelantikan Sekda, Sultan HB X juga merotasi sejumlah pejabat tinggi Pemda DIY. Rotasi ini tertuang dalam Keputusan Gubernur DIY Nomor 169/PEM.D/UP/D.4 Tahun 2025 tentang Pengangkatan Dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama

instagram embed

Ada enam pejabat yang dirotasi, di antaranya Kepala Dinas Koperasi dan UKM DIY, di antaranya adalah sebagai berikut:

Srie Nurkyatsiwi dilantik sebagai Asisten Sekda Bidang Administrasi Umum, sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinkop UKM DIY.

Aria Nugrahadi dilantik sebagai Asisten Sekda Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, sebelumnya menjabat sebagai Kepala Disnakertrans DIY.

Agus Mulyono dilantik sebagai sebagai Kepala Dinkop UKM DIY, sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Dinkop UKM DIY.

Ariyanto Wibowo dilantik sebagai Kepala Disnakertrans DIY, sebelumnya menjabat sebagai Kepala BLKPP Disnakertrans DIY.

Cahyo Widayat dilantik sebagai Kepala Biro hukum Sekda, sebelumnya menjabat sebagai sekretaris Dinas Kebudayaan DIY.

Bagas Senoadji dilantik sebagai Kepala Satpol PP DIY, sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bidang politik Dalam Negeri Badan Kesatuan Bangsa dan Politik.