Konten Media Partner

Gendhis Bag Jogja Olah Anyaman Rotan dan Eceng Gondok Jadi Tas Eco-Luxury

6 Oktober 2025 16:05 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Konten Media Partner
Gendhis Bag Jogja Olah Anyaman Rotan dan Eceng Gondok Jadi Tas Eco-Luxury
Sejak 2002, brand lokal Gendhis Bag di Sleman hadirkan tas handmade berbahan alami dengan proses produksi manual. #publisherstory #pandanganjogja
Pandangan Jogja
Gendhis Bag, brand lokal Jogja yang menjual berbagai tas handmade eco-luxury. Foto:Yusuf hay/Pandangan Jogja
zoom-in-whitePerbesar
Gendhis Bag, brand lokal Jogja yang menjual berbagai tas handmade eco-luxury. Foto:Yusuf hay/Pandangan Jogja
ADVERTISEMENT
Di Sleman, sebuah brand lokal bernama Gendhis Bag konsisten memproduksi tas berbahan alami sejak 2002. Berbasis di Jalan Ringroad Barat, Desa Ngawen, Trihanggo, Gamping, Sleman, brand ini menghadirkan ratusan koleksi tas, dompet, dan aksesori buatan tangan atau handmade.
ADVERTISEMENT
“Gendhis itu dalam bahasa Jawa artinya manis. Jadi, kita berusaha menghadirkan sesuatu yang manis di tempat kami ini,” Heni Primastono, penanggung jawab bidang pengelolaan Gendhis Bag.
Heni menyebut, Gendhis Bag lahir untuk menguatkan peran perajin lokal dan memanfaatkan material yang ada di wilayah Jogja.
Koleksi dari Gendhis Bag yang terbuat dari anyaman rumput mendong. Foto: Yusuf Hay/Pandangan Jogja
“Awalnya adalah kita mengharapkan ada peran dari pengerjaan lokal. Dari Jogja kemudian material-material pun kita harapkan juga berasal dari sekitar Jogja. Sehingga apa yang kita dapatkan adalah murni dari produksi Jogja,” ujarnya, Rabu (17/9).
Gendhis Bag berfokus pada produksi tas berbahan rotan, eceng gondok, dan rumput mendong. Popularitasnya meningkat pada 2018–2019 dan sempat menembus pasar Prancis serta Italia. Pandemi Covid-19 sempat menahan laju bisnis Gendhis Bag. Pada 2022, penjualan mulai kembali naik lewat optimalisasi platform daring.
ADVERTISEMENT
Awalnya, segmen pasar Gendhis Bag didominasi kalangan sosialita. Mereka kemudian melakukan rebranding agar lebih dekat ke berbagai kalangan, termasuk anak muda. Menurut Heni, desain Gendhis Bag kini diarahkan “lebih elegan, simple, dan timeless agar sesuai dengan gaya praktis generasi muda.”
Produksi dilakukan manual dan tidak massal. “Satu tas di Gendhis ini untuk tas rajut, kita memproduksikan selama 2 sampai 5 hari. Memang tas-tas yang karena dari handmade sehingga tidak bisa dibuat massal,” jelas Heni.
Toko Gendhis Bag yang berlokasi di Jalan Ringroad Barat, Desa Ngawen, Trihanggo, Gamping, Sleman. Foto: Yusuf Hay/Pandangan Jogja
Produk Gendhis Bag digemari karena terkenal awet dan tahan lama. “Kebanyakan yang kita terima itu dari para customer, tas-tas kita tuh sangat bagus, awet. Sehingga mereka pun merasa menggunakan bertahun-tahun juga tetap terjaga kualitasnya. Kadang mereka malah sering datang ke kami untuk membeli lagi,” ungkap Heni.
ADVERTISEMENT
Produk-produk Gendhis Bag tersedia di gerai serta toko daring di Gendhis Bags Official Shop dengan harga mulai dari Rp300 ribu hingga Rp1,3 juta.