Kumparan Logo
Konten Media Partner

Kenapa Rebo Wekasan yang Jatuh Hari Ini Disebut Hari Tersial Sepanjang Tahun?

Pandangan Jogjaverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi seorang perempuan Muslim menangis. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi seorang perempuan Muslim menangis. Foto: Pexels

Hari Rebo Wekasan atau Rabu Pungkasan dipercaya oleh banyak masyarakat Jawa sebagai hari paling sial dalam setahun.

Rebo Wekasan adalah hari Rabu terakhir pada bulan Safar di tahun Hijriah setiap tahunnya. Tahun ini, Rebo Wekasan jatuh pada tanggal 13 September 2023 atau tepat pada hari ini.

Masyarakat Jawa mempercayai banyak kesialan atau musibah pada hari Rebo Wekasan, hingga hari ini disebut sebagai hari paling sial dalam setahun.

Ahli Sastra Jawa dari Fakultas Ilmu Budaya (FIB) UGM, Sri Ratna Saktimulya, menjelaskan bahwa kepercayaan ini tidak lepas dari pengaruh ajaran Islam di tengah masyarakat Jawa.

Ahli Sastra Jawa FIB UGM. Sri Ratna Saktimulya. Foto: Foto: Taufiq/KAGAMA

Hari Rebo Wekasan di Bulan Safar dipercaya sebagai hari pertama Nabi Muhammad SAW sakit selama 12 hari berturut-turut hingga pada akhirnya wafat.

"Selain itu, sebagian orang ahli makrifat termasuk orang yang ahli mukasyafah mengatakan setiap tahun Allah menurunkan bala bencana yang berjumlah 320.000," kata Sri Ratna Saktimulya saat dihubungi pada Rabu (13/9).

"Semuanya diturunkan pada Hari Rabu terakhir di Bulan Safar," lanjutnya.

Karena itu, umat Islam disarankan untuk memperbanyak salat, doa, dzikir, dan hal-hal baik lainnya pada hari Rebo Wekasan.

Hal ini kemudian juga diserap oleh tradisi masyarakat Jawa, yang diajarkan oleh para Wali saat berdakwah pada periode-periode awal masuknya Islam ke Indonesia.

"Para ulama menyarankan untuk banyak melakukan amalan baik di Hari Rebo Wekasan, seperti doa dan sedekah untuk menolak bala," kata Sri Ratna Saktimulya.