Ketua DPW Perindo DIY Keluar dari Partai, Tak Lagi Sejalan dengan Hary Tanoe
·waktu baca 2 menit

Ketua DPW Perindo DIY, Yuni Astuti, menyatakan diri untuk mundur dari jabatannya sekaligus keluar dari keanggotaan partai per 3 April 2023. Yuni mengungkapkan jika dirinya telah mengirimkan surat pengunduran dirinya ke pengurus pusat. Dengan begitu, kini Yuni tak lagi menjadi anggota partai manapun.
Yuni Astuti mengatakan bahwa dirinya sudah dua tahun bergabung dan menjabat sebagai Ketua DPW Perindo. Dalam kurun waktu itu, semua tugas dan tanggung jawab sebagai seorang Ketua DPW telah dijalankan dengan baik oleh Yuni Astuti.
"Saya memutuskan untuk masuk dan bergabung sebagai Ketua DPW Perindo DIY setelah bertemu dan dilamar langsung oleh Hary Tanoe. Saat itu kondisi di DPW maupun DPD Perindo yang ada di DIY dalam keadaan kosong baik anggota maupun pengurusnya," ujar Yuni Astuti.
Yuni Astuti membeberkan dirinya membangun DPW Perindo DIY dari nol yaitu menyusun dan membentuk kepengurusan baik di DPW maupun ke tingkat DPD. Dari yang tadinya tidak ada pengurus kemudian terisi penuh kepengurusan dan roda organisasi bisa berjalan.
"Saya bangun kepengurusan dari nol. DPW kepengurusan saya susun dan saya lengkapi. Saya juga membuat struktur DPD-DPD baik itu ketua maupun pengurus lainnya," ungkap Yuni Astuti.
Yuni Astuti menceritakan dengan berbagai kondisi yang ada dan dinamikanya, semua kepengurusan terbentuk. Saat verifikasi administrasi maupun faktual, lanjut Yuni Astuti semua dinyatakan lolos.
"Perindo DIY dinyatakan lolos verifikasi dan bisa menjadi peserta pemilu 2024," ucap Yuni Astuti.
Yuni Astuti membeberkan pilihan untuk keluar dari Partai Perindo dan mundur dari jabatan Ketua DPW Perindo DIY adalah sebuah bentuk kekecewaannya kepada sosok Ketua Umum Hary Tanoesoedibjo.
"Saya sudah menjalankan semua tugas dan amanah yang diberikan oleh Partai Perindo. Termasuk meloloskan partai saat verifikasi faktual," tutur Yuni Astuti.
"Pengunduran diri ini adalah bentuk kekecewaan saya karena Hary Tanoe tidak berkomitmen pada janji-janji yang diucapkannya kepada saya. Saya sudah menunggu selama dua tahun namun janji-janji dari Hary Tanoe tak kunjung direalisasikan," tegas Yuni Astuti.
Yuni Astuti menambahkan kekecewaan pada Hary Tanoe ini tak hanya terjadi di DIY saja. Yuni Astuti merinci di daerah lain pun banyak pengurus yang juga memutuskan keluarkan karena kecewa pada janji dan komitmen Hary Tanoe yang tak direalisasikan.
"Silakan saja dicek. Bisa dicari di Google atau di berita-berita online, daerah mana saja yang pengurusnya mundur," tutup Yuni Astuti.
