Kumparan Logo
Konten Media Partner

Mau Belanja Baju Lebaran? Ini Rekomendasi dari Desainer Ternama Yogya

Pandangan Jogjaverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi belanja baju lebaran. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi belanja baju lebaran. Foto: Shutter Stock

Lebaran tinggal menghitung hari lagi. Pusat-pusat perbelanjaan setiap hari dipenuhi oleh orang-orang yang ingin belanja busana Lebaran. Tapi, seperti apa tren busana Lebaran tahun ini?

Desainer Fesyen ternama asal Yogyakarta, Nita Azhar, mengatakan bahwa tren busana Lebaran tahun ini lebih menampilkan nilai-nilai empowering, dinamis, mandiri, dan kreatif. Untuk busana wanita, nilai tersebut ditampilkan dengan warna-warna viva magenta, pink gelap (dusty pink) serta putih atau natural yang bisa dipadupadankan dengan warna khaki, turquoise, abu-abu, biru tua, green olive maupun warna-warna earth tone, serta terakota dan krem.

kumparan post embed

Sementara untuk modelnya, busana Lebaran bisa menggunakan model one piece dan two pieces.

“Model one piece bisa seperti gamis maupun baju panjang atau long dress. Sedangkan untuk model two pieces bisa menggunakan atasan blose atau tunic dengan model lengan puff atau kerut vintage style yang dipadukan dengan bawahan rok atau celana panjang,” kata Nita Azhar saat dihubungi, Rabu (19/4).

Desainer Fesyen Nita Azhar. Foto: Dok. Nita Azhar

Selain itu, model atasan tunic tersebut juga bisa bisa juga dikombinasikan dengan kain modifikasi (ethnic style).

“Untuk bahannya yang menjadi tren 2023 adalah kombinasi brokat. Pun demikian dengan kerudungnya,” lanjutnya.

Menurut Nita, hiasan kancing-kancing, aksesoris seperti border, dan aksen kerutan yang memberikan kesan vintage memang telah menjadi tren fesyen tahun ini. Sedangkan untuk motifnya lebih kepada motif-motif monogram yang mengesankan santai namun tetap elegan dan universal.

Nita juga menyarankan untuk memadukan busana lama dengan busana baru untuk menyiasati bujet yang terbatas.

“Mix and match menjadi solusi untuk bujet yang terbatas, yaitu memadupadankan koleksi vintage kita dengan busana masa kini yang lebih trendy dengan aksesoris yang kekinian,” jelas Nita Azhar.