Memet Chairul Slamet Terpilih Jadi Ketua PARFI DIY Periode 2025–2030
·waktu baca 2 menit

Persatuan Artis Film Indonesia (PARFI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menggelar Musyawarah Daerah (Musda) di Puri Artha Hotel, Demangan, Kota Yogyakarta, pada Minggu (3/11). Dalam forum yang diikuti 40 peserta anggota tersebut, Memet Chairul Slamet, terpilih sebagai Ketua PARFI DIY periode 2025–2030.
Musda menghadirkan dua calon ketua, yaitu Memet Chairul Slamet dan Nurie Hartana, yang sebelumnya menjabat Ketua PARFI DIY periode 2020–2025. Sidang pemilihan dipimpin Mahmud Elqadrie dan berlangsung lancar serta demokratis.
Ketua Pelaksana Tugas (Plt) PARFI DIY, Tazbir Abdullah, mengatakan Musda kali ini menjadi momentum penting untuk menegakkan visi dan misi organisasi di tengah perkembangan teknologi perfilman.
“MUSDA PARFI DIY membawa pesan penting untuk menegakan visi dan misi PARFI dengan semangat paradigma baru di tengah perkembangan zaman terkait dunia perfilman era abad digitalisasi dan AI yang harus disikapi dengan serius,” ujar Tazbir dalam keterangan tertulisnya pada Selasa (4/11).
Ketua Panitia Musda, Haryono, menyebut kegiatan ini juga menjadi langkah penyatuan setelah sempat terjadi dualisme kepengurusan.
“Ada hal yang lebih utama, yaitu momen penting adanya problem internalisasi kelembagaan PARFI DIY yang sempat terjadi kepengurusan ganda. Dan Musda PARFI DIY kali ini secara menggembirakan berhasil menyatukan dua kubu menjadi bersatu dalam satu bendera dengan membawa motto ‘Satukan Hati, Satukan Langkah, Kibarkan Semangat Persatuan’,” jelas Haryono.
Dalam pembukaan Musda, Penasihat PARFI DIY, M. Suyanto, menekankan pentingnya keterbukaan organisasi menghadapi perubahan di dunia film.
“Perkembangan dunia film yang sudah merambah dunia digitalisasi dan AI akan merubah cara pandang memahami jagat sinema kita. Maka agenda kepengurusan PARFI DIY diharapkan bisa terbuka mengakomodir berbagai kalangan, baik dari akademisi, praktisi, maupun artis film yang kompeten di bidang masing-masing,” tutur Suyanto.
Bunda Yani Saptohudoyo selaku senior PARFI DIY juga mengingatkan pentingnya kebersamaan dan kreativitas agar perfilman Yogyakarta terus berkembang.
Kepengurusan baru PARFI DIY akan dipimpin Memet Chairul Slamet, bersama Nurie Hartana, sebagai Ketua II, serta didukung sejumlah tokoh seperti M. Suyanto, Tazbir Abdullah, dan para praktisi serta pemain film Yogyakarta.
Dalam sambutan perdananya, Memet Chairul Slamet menyampaikan pesan yang menandai arah kepemimpinannya.
“Berkaryalah maka di situ kamu ada,” ujar Memet.
