Kumparan Logo
Konten Media Partner

Pulung Baru, Toko Keramik Prambanan yang Tumbuh Jadi 14 Cabang di Jateng–DIY

Pandangan Jogjaverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Toko pertama Pulung Baru di Jalan Raya Piyungan - Prambanan, Gatak, Bokoharjo, Kec. Prambanan, Sleman. Foto: Yusuf Hay/Pandangan Jogja
zoom-in-whitePerbesar
Toko pertama Pulung Baru di Jalan Raya Piyungan - Prambanan, Gatak, Bokoharjo, Kec. Prambanan, Sleman. Foto: Yusuf Hay/Pandangan Jogja

Hanya lima menit dari Candi Prambanan, berdiri Pulung Baru, toko keramik yang telah melayani pelanggan sejak 1991. Awalnya menjual besi bangunan, usaha yang didirikan Harsono ini mulai fokus pada penjualan keramik dan perlengkapan sanitair pada 2001. Kini, Pulung Baru menyediakan lebih dari 500 SKU keramik dari berbagai merek, seperti Asia Tile, Platinum, KIA, dan Jupiter.

Konsep Supermarket, Harga Tetap Bisa Ditawar

Berbeda dengan toko keramik konvensional, Pulung Baru menerapkan konsep layaknya supermarket. Produk ditata rapi di rak agar pembeli bisa melihat dan menyentuh langsung. Menurut Harsono, ini penting karena pembelian keramik biasanya dilakukan sekali seumur hidup, sehingga konsumen perlu membayangkan hasil akhirnya secara nyata.

instagram embed

“Warna kalau SKU banyak dan itu bisa dilihat langsung di display di toko ya. Asal mula kita pertama display begini dari Pulung Baru. Misalnya bawa lantai kamar mandi, kamu tinggal jalan bawa ini saja, cari dinding kamar mandinya, bayanginnya lebih gampang. Makanya dulu kita, display keramik tumpukan susun gini kan termasuk stok. Orang beli lima, ambil sini aja,” jelas Harsono, Selasa (29/7).

Meski mengusung tampilan modern, Pulung Baru tetap mempertahankan sistem tradisional: harga bisa dinegosiasikan dan tersedia diskon tambahan.

Ekspansi ke 14 Cabang, Layanan Antar Gratis hingga 30 Kilometer

Permintaan yang terus meningkat membuat Pulung Baru berkembang hingga memiliki 14 cabang, tersebar di Sukoharjo, Karanganyar, Magelang, Imogiri, Purwokerto, Godean, Sleman, Wonosari, dan wilayah lain di sekitar Jawa Tengah dan DIY.

Pemilik Toko Pulung Baru, Harsono, usai wawancara. Foto: Yusuf Hay/Pandangan Jogja

“Kita lebih mendekatkan diri ke customer, kayak di Wonosari kita bukain, di Klaten kita buka. Empat kota itu kita buka semua biar kita dekat ke customer. Customer butuh kita jaraknya jadi lebih dekat, gampang. Dengan SKU dan harga yang semua cabang itu sama,” ujar Harsono.

Selain itu, Pulung Baru menawarkan layanan antar gratis untuk pembelian dalam radius maksimal 30 kilometer. Jam operasionalnya adalah Senin–Sabtu pukul 08.00–16.30 WIB dan Minggu pukul 08.00–16.00 WIB.

Tampilan berbagai produk keramik di Pulung Baru. Foto: Yusuf Hay/Pandangan Jogja

Pelayanan dengan Hati

Harsono menegaskan bahwa kunci bertahannya Pulung Baru selama lebih dari tiga dekade adalah pelayanan yang tulus. Nilai ini ia wariskan kepada generasi penerus usaha.

“Kita istilahnya melayani mereka dengan hati. Kita ajarkan ke anak-anak juga, pelayanan harus pakai cinta kasih. Kita mengarahkan pembeli, kadang mereka kan buta. Aku mau kamar mandi segini, ukurannya segini, habisnya berapa, terus milih motif. Kita berusaha bantu mereka biar mereka beli di Pulung Baru itu nggak kecewa,” tutup Harsono.