RS: Kelainan Jantung-Hernia 3 Bayi di Sleman Kemungkinan Bawaan Lahir
·waktu baca 2 menit

Sebanyak 11 bayi dievakuasi dari rumah orang tua seorang bidan di Kalurahan Hargobinangun, Pakem, Sleman pada Jumat (8/5) siang. Dari jumlah tersebut, tiga bayi masih menjalani perawatan di RSUD Sleman karena mengalami gangguan kesehatan seperti penyakit kuning, kelainan jantung bawaan, dan hernia.
Direktur RSUD Sleman, dr. Wisnu Murti Yani, mengatakan ketiga bayi tersebut mengalami penyakit bawaan sejak lahir. Meski demikian, kondisi pengasuhan sebelumnya dimungkinkan turut memperparah keadaan bayi.
“Tiga bayi ini memang di tubuhnya sendiri sudah mempunyai sakit yang mungkin dibawa sejak lahir,” kata Wisnu ditemui awak media di Kompleks Pemkab Sleman, Senin (11/5).
“Memang tidak karena perlakuan itu (perlakuan perawatan), tetapi mungkin itu (pengasuhan) justru menambah keparahan dari sakitnya,” tambahnya.
Kepala Bidang Pelayanan Medis RSUD Sleman, dr. Veronika Evita Setianingrum, menjelaskan satu bayi berusia satu bulan mengalami penyakit kuning dan masih diperiksa penyebabnya. Dua bayi lainnya mengalami kelainan jantung bawaan dan hernia yang membutuhkan penanganan lanjutan.
“Yang pertama baru umur satu bulan kondisinya kuning masih dicari penyebabnya apakah karena kurang nutrisi atau kelainan dari hati. Satu karena kelainan jantung bawaan dan yang satu hernia. Itu butuh penanganan lebih lanjut,” kata dr. Veronika.
Adapun biaya perawatan ketiga bayi tersebut ditanggung Pemerintah Kabupaten Sleman. Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Sleman, AKP Mateus Wiwit Kustiyadi, mengatakan hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh bayi negatif penyakit menular seperti HIV dan hepatitis.
“Terhadap penyakit menular seperti HIV, Hepatitis, dan penyakit menular lainnya, aman. Dari rumah sakit sebelas bayi itu dinyatakan bersih dari penyakit yang seperti itu,” kata Mateus.
Polresta Sleman masih melakukan penyelidikan terkait temuan 11 bayi tersebut, termasuk mendalami kemungkinan unsur pidana dalam kasus itu.
