Kumparan Logo
Konten Media Partner

Sekber Relawan Jokowi Dorong Moeldoko Masuk Bursa Ketum PPP

Pandangan Jogjaverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ketua Umum Sekretariat Bersama (Sekber) Relawan Jokowi, Bayutami Sammy Amalia dalam sebuah kesempatan bersama Moeldoko. Foto: Dok. Pribadi
zoom-in-whitePerbesar
Ketua Umum Sekretariat Bersama (Sekber) Relawan Jokowi, Bayutami Sammy Amalia dalam sebuah kesempatan bersama Moeldoko. Foto: Dok. Pribadi

Jelang Muktamar Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Agustus mendatang, mantan Kepala Staf Kepresidenan (KSP) era Presiden Joko Widodo, Jenderal (Purn) Moeldoko didorong masuk dalam bursa calon Ketua Umum PPP menggantikan kepemimpinan sebelumnya.

Dukungan terhadap Moeldoko itu datang dari Ketua Umum Sekretariat Bersama (Sekber) Relawan Jokowi, Bayutami Sammy Amalia. Menurutnya, Moeldoko merupakan figur nasionalis yang memiliki rekam jejak kuat dalam memperjuangkan isu keumatan dan kesejahteraan rakyat.

“Selama menjabat sebagai KSP, Pak Moeldoko sangat memperhatikan nasib para guru agama dan serius mendorong peningkatan ekonomi rakyat. Itu menunjukkan komitmennya terhadap persoalan-persoalan mendasar umat,” ujar Bayutami, dalam rilis Jumat (30/5).

Bayutami Sammy bersama Jokowi dalam sebuah temu relawan Jokowi di Menteng awal tahun ini. Foto: Dok. Pribadi

Bayutami menilai Moeldoko berpotensi membawa PPP menjadi partai Islam yang moderat dan inklusif. Menurutnya, peran strategis PPP ke depan adalah mendorong moderasi beragama sebagai upaya merawat kerukunan di tengah kemajemukan bangsa.

“Moderasi beragama bukan sekadar jargon. Ini kebutuhan nyata dalam mencegah politik identitas dan menjaga persatuan. Moeldoko punya kapasitas mendorong PPP mengambil peran di ruang itu,” jelasnya.

Ketum Sekretariat Bersama (Sekber) Relawan Jokowi, Bayutami Sammy Amalia dalam sebuah kesempatan bersama Presiden Prabowo. Foto: Dok. Pribadi

Selain dikenal sebagai tokoh militer, Moeldoko kini aktif sebagai pengusaha kendaraan listrik melalui PT Mobil Anak Bangsa (MAB). Inisiatif tersebut dinilai mencerminkan sosok Moeldoko yang visioner dan terbuka terhadap inovasi.

“PPP butuh wajah baru. Tokoh seperti Pak Moeldoko bisa mengubah citra PPP menjadi partai Islam yang progresif dan relevan dengan isu-isu kebangsaan,” tambah Bayutami.

Dengan latar belakang militer, pengalaman birokrasi, dan kiprah di dunia usaha, Moeldoko dinilai sebagai figur yang mampu menjembatani tradisi Islam politik dengan tuntutan modernisasi dalam lanskap politik nasional saat ini.