Sekjen PDIP Jawab Kritik PKS: Puluhan Tahun Depok Dipimpin PKS, Apa Prestasinya?

Konten Media Partner
17 September 2022 16:34 WIB
·
waktu baca 2 menit
Hasto Kristiyanto usai membuka gelaran Musyawarah Agung Senapati Nusantara (MAS) 2022 di Yogyakarta, Sabtu (17/9). Foto: Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Hasto Kristiyanto usai membuka gelaran Musyawarah Agung Senapati Nusantara (MAS) 2022 di Yogyakarta, Sabtu (17/9). Foto: Istimewa
ADVERTISEMENT
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto, merespons kritikan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) terkait kebijakan pemerintah yang menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM).
ADVERTISEMENT
Seperti yang diketahui, PKS menjadi partai yang paling getol dalam melakukan penolakan kenaikan harga BBM tersebut.
Hasto mengatakan, sikap tersebut sah-sah saja dilakukan oleh PKS sebagai partai politik. Namun, PKS menurut dia juga harus melihat konteks permasalahan tersebut secara menyeluruh.
“PKS juga harus melihat bagaimana Presiden Jokowi ini telah melakukan berbagai upaya yang tidak dilakukan ketika PKS berada di pemerintahan Pak SBY,” kata Hasto Kristiyanto usai membuka gelaran Musyawarah Agung Senapati Nusantara (MAS) 2022 di Yogyakarta, Sabtu (17/9).
Didapimping Bupati Bantul dan para tokoh lainnya, Hasto Kristiyanto membuka gelaran Musyawarah Agung Senapati Nusantara (MAS) 2022 di Yogyakarta, Sabtu (17/9). Foto: Istimewa
Presiden Jokowi menurutnya telah melakukan berbagai perbaikan dari hulu sampai hilir, yang semuanya tak dilakukan oleh SBY. Di sektor hulu misalnya, Pemerintahan Jokowi telah berhasil mengambil alih Blok Rokan dan Blok Mahakam dari tangan asing.
ADVERTISEMENT
Di bawah pemerintahan Jokowi, Indonesia juga telah melakukan pembangunan refinery yang selama masa SBY menurut dia juga tidak pernah dilakukan.
“Karena COVID kemudian mengalami keterlambatan, tetapi hal tersebut kan tidak dilakukan oleh pemerintahan SBY di mana PKS berada di dalam pemerintahan saat itu,” lanjutnya.
PKS menurut Hasto juga mesti objektif dalam mengkritik. PKS tidak boleh menutup mata dengan berbagai prestasi yang berhasil dicapai oleh Presiden Jokowi, salah satunya berhasil melepaskan Indonesia dari krisis global yang mengancam puluhan negara di dunia.
Di sisi lain, Hasto menantang PKS untuk menunjukkan siapa kepala daerah dari PKS yang prestasinya dalam memimpin dapat dibanggakan. Dia mencontohkan Depok, meski sudah dipimpin oleh walikota dari PKS, namun sampai saat ini masih minim prestasi.
ADVERTISEMENT
“Kalau PKS mau melakukan otokritik, sekarang tampilkan saja, kepala daerah mana dari PKS yang berprestasi?” ujarnya.
“Kita lihat di Kota Depok, puluhan tahun dipimpin oleh PKS tapi bagaimana prestasinya? Itu baru memimpin kota, belum memimpin Indonesia yang begitu kompleks,” tegas Hasto.
Dia juga mengatakan bahwa seharusnya PKS melihat langkah-langkah konstruktif yang dilakukan oleh Presiden Jokowi dalam menjadikan Indonesia tidak bergantung lagi pada kekuatan asing. Ketimbang melakukan kampanye sepihak yang tidak berbasis pada data, lebih baik PKS menurut dia ikut memberikan energi positif terhadap pemerintahan Jokowi.