Kumparan Logo
Konten Media Partner

Simon Tahamata Pantau Talenta Muda di Final Piala Soeratin U-13 di Mandala Krida

Pandangan Jogjaverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pemandu Bakat Timnas Indonesia, Simon Tahamata, saat menghadiri Final Piala Soeratin U-13 di Stadion Mandala Krida, Jogja, Senin (15/9). Foto: Pandangan Jogja/Gigih Imanadi Darma
zoom-in-whitePerbesar
Pemandu Bakat Timnas Indonesia, Simon Tahamata, saat menghadiri Final Piala Soeratin U-13 di Stadion Mandala Krida, Jogja, Senin (15/9). Foto: Pandangan Jogja/Gigih Imanadi Darma

Kepala Pemandu Bakat Timnas Indonesia, Simon Tahamata, hadir langsung di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta, Senin (15/9), untuk memantau final Piala Soeratin U-13 2025. Dalam kesempatan tersebut, Simon turut mengalungkan medali kepada para pemain serta melayani antrean foto bersama peserta yang antusias.

Partai final mempertemukan Persib Bandung (Jawa Barat) melawan Asiop (Jakarta). Persib keluar sebagai juara setelah menang tipis 2-1. Sementara itu, dalam perebutan peringkat ketiga, Mataram Utama FC (DIY) sukses meraih kemenangan telak 6-0 atas Terang Bangsa Semarang (Jawa Tengah).

Simon mengaku sudah berada di Yogyakarta sejak babak delapan besar pada Kamis (11/9). Ia mengikuti jalannya turnamen di sejumlah venue, termasuk di Lapangan Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta.

“Ada Piala Soeratin di sini. Saya cari bakat-bakat muda. Di sini saya yakin ada banyak bakat hebat, karena Indonesia negara besar. Banyak yang punya potensi jadi pemain profesional,” kata Simon, Senin (15/9).

Sehari sebelum final, Simon juga terlihat menonton laga Super League antara PSIM Jogja melawan Borneo FC di Stadion Sultan Agung, Bantul. Kehadirannya bukan dalam kapasitas undangan resmi, melainkan atas keinginan pribadi. Hal ini dibenarkan pelatih PSIM, Jean Paul van Gastel.

“Beberapa hari lalu kita bertemu lalu saya tanyakan ke Simon sendiri, apakah kamu ingin melihat pertandingan PSIM vs Borneo? Dan ternyata Simon justru sudah mendapatkan tiket dan dia menonton pertandingan hari ini berdasarkan keinginannya sendiri begitu. Bukan atas undangan,” terang Van Gastel.

Sebagai informasi, Piala Soeratin merupakan kompetisi pembinaan usia muda resmi PSSI yang pertama kali digelar pada 1965. Turnamen ini menjadi ajang penting pencarian bakat sepak bola dari kelompok umur U-13 hingga U-17. Tahun ini, putaran final dipusatkan di Yogyakarta.