Sultan HB X Ingin MMA Bisa Jadi Alternatif Atasi Kejahatan Jalanan di Yogya
·waktu baca 2 menit

One Pride MMA Indonesia untuk pertama kalinya menyambangi Yogyakarta pada Sabtu (10/6). Kali ini, One Pride MMA Yogya mengusung tema ‘Dari Biang Onar Menjadi Tenar Berprestasi, yang Muda yang Berdaya’.
Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono X, melalui Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) DIY, Didik Wardaya, mengatakan bahwa turnamen olahraga bela diri seperti One Pride MMA merupakan event yang penting.
Apalagi, saat ini DIY tengah menghadapi permasalahan kejahatan jalanan yang dilakukan oleh anak-anak muda.
“Pertengkaran di jalanan, anarkisme, dan pelanggaran umum, adalah contoh-contoh tindakan yang mengganggu ketertiban masyarakat dan memberikan dampak negatif bagi diri mereka sendiri dan lingkungan sekitar,” kata Sultan HB X yang disampaikan oleh Didik Wardaya, Sabtu (10/6).
Karena itu, sangat penting adanya platform atau wadah yang memungkinkan generasi muda untuk mengembangkan potensi mereka secara konstruktif. Salah satu wadah yang bisa dimanfaatkan untuk mengatasi permasalahan ini adalah kompetisi olahraga bela diri seperti One Pride MMA ini.
“Melalui eksibisi One Pride MMA Jogja Istimewa kita dapat memperkenalkan bahkan memberi kesempatan kepada mereka untuk mengekspresikan diri, membangun disiplin, meningkatkan kepercayaan diri, dan belajar nilai-nilai penting seperti rasa hormat, integritas, dan semangat juang,” ujarnya.
Kompetisi-kompetisi bela diri resmi seperti ini harapannya juga bisa menarik perhatian anak-anak muda yang masih tergoda untuk terlibat dalam perilaku destruktif seperti tawuran dan kejahatan jalanan untuk terlibat dalam kegiatan yang lebih positif.
Gelaran ini juga memungkinkan mereka untuk mempelajari teknik-teknik bela diri yang benar, melatih fisik dan mental, serta mengembangkan keterampilan kepemimpinan dan kerja sama dalam lingkungan yang aman dan terstruktur.
“Semoga acara ini berhasil dalam menginspirasi dan memberikan pengaruh positif kepada semua hadirin,” kata Sultan HB X.
Sementara itu, Ketua Steering Committee One Pride MMA Jogja Istimewa, Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Mangkubumi, berharap digelarnya One Pride MMA di Yogya ini bisa melahirkan atlet-atlet bela diri MMA berbakat dari Yogya.
“Mudah-mudahan dari Jogja yang pertama pada malam hari ini dan kemudian akan mencetak One Pride internasional dari Jogja,” kata GKR Mangkubumi.
