Konten Media Partner

Temuan Operasi Pasar Yogya: Harga Cabai Merah dan Telur Naik Signifikan

26 Februari 2025 12:31 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Pedagang cabai di pasar tradisional di Yogyakarta. Foto: Resti Damayanti/Pandangan Jogja
zoom-in-whitePerbesar
Pedagang cabai di pasar tradisional di Yogyakarta. Foto: Resti Damayanti/Pandangan Jogja
ADVERTISEMENT
Harga cabai merah, khususnya cabai rawit, mengalami kenaikan signifikan di Kota Yogyakarta. Di pasar tradisional, harga cabai merah mencapai Rp 85 ribu per kilogram, sementara di pasar modern, harga tersebut bahkan menyentuh Rp 110 ribu per kilogram.
ADVERTISEMENT
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkot Yogyakarta, Kadri Renggono, mengatakan kenaikan harga ini terjadi karena beberapa daerah yang memasok cabai belum memasuki musim panen, yang diperkirakan akan terjadi pada Maret atau April.
“Beberapa daerah saat ini memang belum memasuki panen mungkin sebentar lagi Maret atau April itu mereka panen. Kalau seperti itu ya memang kita agak susah mengendalikan,” kata Kadri di Manna Kampus (Mirota Kampus) ditemui awak media usai meninjau harga, Rabu (26/2).
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkot Yogyakarta, Kadri Renggono. Foto: Resti Damayanti/Pandangan Jogja
Selain cabai, harga telur juga menjadi temuan yang dinilai menonjol. Dari hasil penelusurannya, harga telur kini tercatat sekitar Rp 28 ribu per kilogram, naik dari sebelumnya yang berada di kisaran Rp 26-27 ribu. Kenaikan ini terjadi sekitar seminggu lalu.
ADVERTISEMENT
Meski kedua komoditas ini mengalami kenaikan, secara umum ketersediaan bahan pokok relatif stabil. “Relatif stabil kalau naik nggak terlalu signifikan,” ujarnya.
Suasana di pasar modern di Yogyakarta. Foto: Resti Damayanti/Pandangan Jogja
Beberapa upaya untuk mengendalikan harga di antaranya melalui operasi pasar dan program pasar murah. Pasar murah dilaksanakan di wilayah tertentu untuk memenuhi kebutuhan pokok masyarakat, sementara operasi pasar difokuskan di pasar tradisional untuk menstabilkan harga barang kebutuhan sehari-hari.
“Harapan kita paling tidak memberikan keyakinan pada masyarakat bahwa kebutuhan mereka terpenuhi. Kebutuhan mereka tidak sulit untuk diperlukan. Kalau kemudian apakah operasi pasar atau pasar murah akan berpengaruh terhadap harga ya kita lihat saja,” kata Kadri.