Tumpukan Sampah di TPS Kotabaru Yogya Capai 30 Ton, Diangkut Semalaman Tak Habis

Konten Media Partner
9 Oktober 2023 14:52 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Proses penangkutan sampah di TPS Kotabaru Ygyakarta oleh petugas DLH Kota Yogya, Senin (9/10). Foto: Resti Damayanti/Pandagan Jogja
zoom-in-whitePerbesar
Proses penangkutan sampah di TPS Kotabaru Ygyakarta oleh petugas DLH Kota Yogya, Senin (9/10). Foto: Resti Damayanti/Pandagan Jogja
ADVERTISEMENT
Tumpukan sampah di Tempat Pembuangan Sementara (TPS) Kotabaru, Yogyakarta, yang meluber sampai ke jalan ramai dibahas di media sosial dalam dua hari terakhir. Pasalnya, selain menumpuk dan meluber ke badan jalan, tumpukan sampah itu juga mengeluarkan bau yang menyengat.
ADVERTISEMENT
Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Sampah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Yogyakarta, Haryoko, mengatakan bahwa tumpukan sampah tersebut sebenarnya sudah mulai diangkut pada Minggu (8/10) malam dari pukul 21.00 WIB sampai 24.00 WIB.
Namun karena jumlahnya yang terlalu banyak, proses pengangkutan belum bisa diselesaikan pada malam itu dan harus dilanjutkan pada Senin (9/10) pagi.
"Sejak malam dari jam 21.00 WIB sampai jam 24.00 WIB. Sekarang dilanjut lagi mulai jam 06.00 pagi," ungkap Haryoko kepada Pandangan Jogja di lokasi TPS, Senin (9/10).
Dari pantauan Pandangan Jogja di lokasi, hingga Senin pagi pukul 09.00, proses pengangkutan belum selesai dan masih terus dilakukan oleh petugas.
Padahal, DLH Kota Yogyakarta telah mengerahkan sebanyak tujuh truk compactor dan sekitar 20 petugas untuk mengangkut sampah tersebut. Rencananya, DLH Yogya akan menambah armada truk compactor sebanyak lima unit lagi.
Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Sampah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Yogyakarta, Haryoko. Foto: Resti Damayanti/Pandangan Jogja
Meski begitu, jumlah ini menurutnya belum bisa menjamin bahwa semua sampah di lokasi tersebut dapat diangkut semua.
ADVERTISEMENT
"Sesuai dengan kemampuan armada saja. Karena kita harus berbagi dengan depo lain juga, kan. Jangan sampai nanti di sini bersih tapi depo lain tidak bersih," ujarnya.
Haryoko memperkirakan jumlah sampah yang menumpuk di TPS Kotabaru mencapai sekitar 30 ton. Jumlah ini merupakan akumulasi dari sampah-sampah yang tidak dapat diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Regional Piyungan.
Pasalnya, sampai saat ini TPA Regional Piyungan masih dibuka secara terbatas, tiga hari buka satu hari libur. Selain itu, Kota Yogya juga hanya dapat jatah 135 ton sampah yang bisa dibuang ke TPA Regional Piyungan, dari produksi sampah sekitar 200 ton sehari.
"Ada 60 sampai 75 ton sampah yang enggak bisa naik (dibuang ke TPA Regional Piyungan). Jadi akumulasi," kata Haryoko.
ADVERTISEMENT