Konten dari Pengguna

Di Balik Sebuah Keberhasilan, Ada Banyak Hal yang Tidak Terlihat

Sigit Putro Pangestu

Sigit Putro Pangestu

Mahasiswa Prodi Sistem Informasi Universitas Pamulang

ยทwaktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sigit Putro Pangestu tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi: Dihasilkan menggunakan AI
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi: Dihasilkan menggunakan AI

Ketika melihat seseorang berhasil mencapai sesuatu, kita biasanya hanya melihat bagian akhirnya. Ada yang berhasil mendapatkan pekerjaan yang diinginkan, menyelesaikan pendidikan, memenangkan perlombaan, atau berhasil menjalankan sebuah usaha. Dari luar, pencapaian tersebut mungkin terlihat sederhana.

Namun, perjalanan menuju keberhasilan biasanya tidak sesederhana itu.

Ada banyak hal yang terjadi sebelum seseorang akhirnya sampai pada titik tersebut. Waktu yang digunakan untuk belajar, mencoba, memperbaiki kesalahan, dan menghadapi berbagai keadaan mungkin tidak pernah terlihat oleh orang lain.

Seseorang yang terlihat percaya diri hari ini bisa saja sebelumnya pernah merasa ragu. Orang yang terlihat mahir mungkin pernah menghabiskan banyak waktu untuk mempelajari sesuatu dari awal. Begitu pula seseorang yang berhasil mendapatkan kesempatan tertentu mungkin sebelumnya harus melewati beberapa penolakan.

Bagian-bagian seperti itu sering kali tidak ikut terlihat ketika keberhasilan sudah tercapai.

Kita cenderung melihat hasil karena hasil memang merupakan bagian yang paling mudah diperhatikan. Ketika seseorang mendapatkan pencapaian, perhatian langsung tertuju pada apa yang berhasil diperolehnya. Sementara itu, berbagai usaha yang dilakukan sebelumnya hanya diketahui oleh dirinya sendiri atau orang-orang terdekat.

Padahal, justru proses tersebut yang membuat sebuah pencapaian memiliki cerita.

Ada kemungkinan seseorang pernah mengalami hari ketika usahanya tidak berjalan sesuai harapan. Rencana yang sudah dibuat bisa gagal, kesempatan bisa terlewat, atau hasil yang diperoleh belum sesuai dengan target.

Dalam keadaan seperti itu, seseorang perlu menentukan langkah berikutnya.

Terkadang ia memilih mencoba lagi. Terkadang ia mengubah cara yang digunakan. Bahkan, ada juga yang harus berhenti sebentar untuk beristirahat sebelum kembali melanjutkan usahanya.

Tidak semuanya berjalan lurus menuju keberhasilan.

Perjalanan setiap orang juga berbeda. Ada yang mendapatkan hasil dalam waktu singkat, sementara orang lain membutuhkan waktu yang jauh lebih panjang. Ada yang sejak awal sudah memiliki kesempatan yang mendukung, sedangkan yang lain harus membangun semuanya secara perlahan.

Karena itu, membandingkan pencapaian seseorang dengan perjalanan diri sendiri tidak selalu memberikan gambaran yang adil.

Kita melihat hasil orang lain, tetapi merasakan seluruh proses diri sendiri.

Hal tersebut terkadang membuat perjalanan pribadi terlihat lebih berat. Ketika melihat seseorang sudah berhasil, kita mungkin berpikir bahwa dirinya lebih beruntung atau lebih mudah mencapai tujuan. Padahal, kita tidak mengetahui apa saja yang telah dilalui sebelum keberhasilan tersebut terlihat.

Begitu pula sebaliknya, seseorang mungkin melihat keberhasilan kita tanpa mengetahui berbagai kesulitan yang pernah dihadapi.

Inilah yang membuat sebuah pencapaian tidak seharusnya hanya dinilai dari hasil akhirnya.

Proses di belakangnya juga memiliki nilai.

Kesalahan yang pernah dilakukan dapat memberikan pengalaman. Kegagalan dapat membuat seseorang mengetahui apa yang perlu diperbaiki. Waktu yang digunakan untuk belajar dapat membentuk kemampuan. Bahkan, masa ketika seseorang merasa belum berhasil pun tetap menjadi bagian dari perjalanan.

Hal-hal tersebut mungkin tidak masuk dalam foto ketika seseorang merayakan keberhasilannya.

Namun, semuanya tetap ada di balik pencapaian tersebut.

Pada akhirnya, keberhasilan bukan sesuatu yang selalu bisa dilihat prosesnya dari luar. Kita hanya melihat satu titik dari perjalanan yang mungkin sudah berlangsung cukup lama.

Karena itu, ketika melihat seseorang berhasil, tidak ada salahnya memberikan apresiasi tanpa menganggap bahwa perjalanannya selalu mudah.

Dan ketika keberhasilan diri sendiri belum terlihat, bukan berarti usaha yang dilakukan tidak memiliki arti.

Bisa jadi masih ada banyak hal yang sedang dibangun dan dipelajari.

Sebab, sebuah keberhasilan mungkin hanya terlihat dalam satu momen, tetapi cerita di baliknya bisa terdiri dari begitu banyak langkah yang tidak pernah diketahui orang lain.