Konten dari Pengguna

FPOK UPI Kirim Mahasiswa Terbaik Magang di Laboratorium Sport Therapist Injury

Panji Abadi

Panji Abadi

Mahasiswa KFO FPOK UPI

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
6
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Panji Abadi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

FPOK UPI Kirim Mahasiswa Terbaik Magang di Laboratorium Sport Therapist Injury
zoom-in-whitePerbesar

Bandung — Tiga Mahasiswa dari Program Studi Kepelatihan Fisik Olahraga (KFO), Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan (FPOK), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), telah menyelesaikan kegiatan magang di Laboratorium Sport Therapist Injury. Kegiatan ini berlangsung selama tiga bulan, dimulai dari 3 Februari hingga 3 Mei 2025, yang berlokasi di Gymnasium UPI lantai 1.

Mahasiswa yang mengikuti program ini adalah Ani Nirmala, Moch Givan Saputra, dan Panji Gesang Abadi, dibawah bimbingan dosen Geraldi Novian, M.Pd. Tujuan dari magang ini adalah untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama kuliah ke dalam dunia kerja nyata. Para mahasiswa mendapatkan bekal pengetahuan dan praktik langsung terkait pertolongan pertama pada cedera olahraga, pencegahan (preventif), serta proses rehabilitasi bagi atlet maupun klien umum. Pengalaman ini tidak hanya memperkaya keterampilan profesional, tetapi juga membuka ruang relasi yang luas di dunia olahraga.

Menariknya, laboratorium ini lebih banyak menangani klien dari kalangan atlet dibandingkan masyarakat umum, sejalan dengan arah keilmuan dari program studi yang fokus pada olahraga. Selama tiga bulan tersebut, para mahasiswa turut berperan dalam menangani berbagai kasus cedera, mulai dari atlet muda, lansia, hingga atlet nasional.

Salah satu pengalaman berkesan adalah saat menangani atlet profesional Indonesia, seperti Agus Prayogo—pelari jarak jauh nasional—serta Reva Adi Utama, pemain sepak bola dari klub Dewa United. Tak hanya dari kalangan atlet, laboratorium ini juga pernah menerima klien dari dunia musik, seperti Yoga dari grup band Nineball. Agus Prayogo menyampaikan kesannya setelah menjalani proses pemulihan di laboratorium tersebut:

“Luar biasa! Setelah treatment dan recovery di lab sport therapist, terutama dengan teknik massage untuk bagian lower body, terasa banget perbedaannya. Mobilitas mulai kembali, ketegangan berkurang drastis, dan rasa nyeri perlahan menghilang. Terima kasih untuk penanganan yang detail dan profesional — progresnya nyata dan sangat memuaskan!”

Magang ini tidak hanya menjadi sarana belajar teknis, tetapi juga pengalaman langsung menghadapi dunia kerja profesional di bidang terapi olahraga. Harapannya, kegiatan ini dapat menjadi langkah awal yang kuat bagi mahasiswa untuk berkiprah di dunia kepelatihan dan sport performance secara nasional maupun internasional.

“Kami sangat berterima kasih kepada laboratorium Sport Therapist Injury yang menerima kmai dengan hangat dan memberkan banyak ilmu yang sangat berharga. Kami belajar bahwa preventif dan rehabilitas sangat penting untuk menjaga performa para atlet.”

Selanjutnya respon dari pihak Lab Sport Therapist Injury juga sangat positif. Beliau mengapresiasikan konribusi mahasiswa dan berharap bisa berkolaborasi dilain waktu.

Sebagai tindak lanjut, mahasiswa KFO FPOK UPI berencana melanjutkan skill yang sudah di dapatkan pada saat magang sebagai bentuk pengalaman dan harapan untuk cita-cita kedepannya.