Kumparan Logo
Konten Media Partner

7 Turnamen Tarkam di Brebes Dihentikan Sementara Imbas Tragedi Kanjuruhan

PanturaPostverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Rapat Koordinasi (Rakor) terkait pelaksanaan kompetisi dan open turnamen di Kabupaten Brebes paska tragedi Kanjuruhan, Kamis (6/10/2022), di ruang rapat Sekda Brebes.
zoom-in-whitePerbesar
Rapat Koordinasi (Rakor) terkait pelaksanaan kompetisi dan open turnamen di Kabupaten Brebes paska tragedi Kanjuruhan, Kamis (6/10/2022), di ruang rapat Sekda Brebes.

BREBES - Sebanyak tujuh turnamen sepakbola amatir atau dikenal dengan sebutan 'Liga Seng', terpaksa harus dihentikan sementara sampai batas waktu yang tidak ditentukan. Hal itu menyusul tragedi di Kanjuruhan, Malang yang memakan ratusan korban beberapa waktu lalu.

Keputusan itu, diambil dalam Rapat Koordinasi (Rakor) terkait pelaksanaan kompetisi dan open turnamen di Kabupaten Brebes paska tragedi Kanjuruhan, Kamis (6/10/2022), di ruang rapat Sekda Brebes.

Sekretaris Askab PSSI Brebes, Heri Fitriansyah, mengatakan ketujuh 'Liga Seng' itu berlokasi di Kecamatan Brebes (dua titik), Kecamatan Ketanggungan, Larangan, Tanjung, Banjarharjo, dan Bantarkawung.

Askab PSSI Brebes awalnya menghentikan 'Liga Seng' itu, selama 1 pekan sebagai bentuk rasa solidaritas atas tragedi di Kanjuruhan. Seluruh kegiatan turnamen dihentikan sejak 2-9 Oktober 2022.

Semestinya mulai 10 Oktober, gelaran Liga Seng akan kembali dilaksanakan. Tapi dari hasil rakor kali ini, semua pelaksanaan Liga Seng dihentikan sementara sampai batas waktu yang belum ditentukan.

"Keputusan ini atas dasar instruksi Polda Jateng, sesuai apa yang disampaikan Kapolres Brebes dalam rakor tadi. Hal ini menyangkut kondusifitas daerah," kata pria yang juga anggota DPRD Brebes itu.

Selain open turnamen, kata Heri, kompetisi resmi PSSI baik tingkat kabupaten dan provinsi juga terkena imbas tragedi Kanjuruhan tersebut.

Kompetisi Liga 3 Jateng yang saat ini tengah berlangsung, di mana Persab Brebes masuk dalam Grup A, juga dihentikan sementara.

Hal itu sesuai surat resmi dari Asprov PSSI Jateng. Bahkan, dua gelaran Liga Seng di Brebes yang hanya menyisakan empat pertandingan terakhir juga tetap harus dihentikan.

"Karena itu, kami dalam rakor berharap ada solusi terbaik terkait open turnamen ini," kata dia.

Sementara itu, Sekda Brebes, Djoko Gunawan mengatakan, rakor yang melibatkan Pemkab, Polrestelah, KONI dan askab PSSI dilaksanakan untuk menyamakan persepsi dalam menentukan langkah ke depan. Bahkan, dalam rakor juga telah membentuk tim kecil untuk menyikapi open turnamen tersebut.

Sehingga diperoleh konsep atau rumusan agar kedepannya open turnamen bisa tetap dilaksanakan dalam satu wadah.

"Ke depannya kami harapkan open turnamen atau tarkam ini ada satu wadah, baik itu bentuknya liga atau yang lain. Sehingga, kegiatan ini secara pengamanannya juga lebih mudah," kata Djoko Gunawan.

Kapolres Brebes, AKBP Faisal Febianto mengatakan, dalam rakor tersebut pihaknya bersama Pemkab Brebes, KONI dan PSSI memikirkan ke depannya ada satu wadah untuk gelaran open turnamen.

Artinya, open turnamen yang biasa dilaksanakan di beberapa wilayah akan dijadikan satu. Sehingga pengamanan yang diberikan baik dari Polri maupun TNI lebih mudah.

"Kalau untuk sementara waktu ini kan sudah jelas, semua kegiatan sepakbola sementara dihentikan. Termasuk, untuk open turnamen yang sedang berjalan. Itu kan masuk kegiatan sepakbola. Ini sesuai intruksi dari pimpinan kami (Polda Jateng)," kata Faisal Febrianto.

Berikut 7 Liga Seng di Brebes yang sedang bergulir dan dihentikan sementara :

1. GNPK RI Cup 2022 di desa Kedunguter Kec. Brebes.

2. Terlangu Open di Desa Terlangu Kec. Brebes.

3. Gapoktan Cup 2022 Desa Dukuh Tengah Kec. Ketanggungan.

4. Kemurang Putra Cup 2022 di Desa Kemurang Kulon Kec. Tanjung.

5. Persepa Cup th 2022 desa Pamulihan Kec. Larangan.

6. Pemuda Pancasila Ranting Dukuh jeruk Cup 2022 desa Dukuh jeruk Kec. Banjarharjo.

7. Pancasila Cup 2022 Dukuh Buaran Desa Pangebatan Kec. Bantarkawung.