Kumparan Logo
Konten Media Partner

Anak Lulus Tes Tentara, Penjual Mie di Brebes Berharap Nasib Keluarga Lebih Baik

PanturaPostverified-green

comment
3
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Anak penjual mie ayam asal Desa Kalijurang, Aji Pranoto, berhasil lulus jadi tentara. (Dok Kodim Brebes)
zoom-in-whitePerbesar
Anak penjual mie ayam asal Desa Kalijurang, Aji Pranoto, berhasil lulus jadi tentara. (Dok Kodim Brebes)

BANGGA dan bersyukur dirasakan Sarkim Priyangga (58) dan Joharoh (50), warga asal Dusun Sidamulya RT 02 RW 07, Desa Kalijurang, Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes. Bagaimana tidak, anak penjual mie ayam tersebut, Aji Pranoto (19), berhasil lulus menjadi tentara lewat seleksi Calon Tamtama gelombang I tahun 2021.

Kedua orang tua Aji menyatakan bangga, bersyukur, dan berharap anaknya itu ke depan akan mengubah nasib keluarganya menjadi lebih baik. "Alhamdulillah, semoga anak saya memiliki masa depan yang cerah," katanya.

Dalam tes, Aji berhasil menyisihkan sejumlah pesaingnya dengan lancar. Adapun kelulusannya diumumkan di Rindam IV Diponegoro, Magelang pada Senin (5/4/21) lalu.

Untuk menghadapi tes, Aji mengaku rajin berlatih fisik. Meski rajin berlatih, ia tak lalai membantu ayahnya yang berjualan mie ayam di pinggir jalan di desanya.

"Saya juga lulus murni tanpa biaya. Saya ingin membuktikan bahwa menjadi TNI tidak dipungut biaya apapun. Lagian orang tua saya hanya penjual mie ayam. Paling hanya biaya kos selama anak seleksi di Magelang, fotocopy, dan biaya transportasi saja, dari awal sampai pengumuman hanya sekitar Rp 5 juta," bebernya polos.

Ia juga mengaku pernah ikut seleksi Caba PK tahun 2020. Namun saat penentuan Aji terpaksa gugur di Pantukhir pusat.

Sementara itu, Babinsa Pepedan, Koramil Tonjong, Kopda Supriyadi mengatakan, dirinya hanya memotivasi dan mengarahkan Aji agar dapat lulus dengan nilai yang baik saat proses seleksi, karena untuk fisik dan nilai akademiknya bagus.

"Saya hanya memotivasi dan memoles Aji saja. Larinya selama 12 menit adalah 3.045 meter, pull up 16 kali, untuk push up, sit up, dan shuttle run dengan nilai seratus. Ditambah renang juga bagus. Itu semua berkat usaha Aji dan doa kedua orang tuanya," beber dia.

Menurutnya juga, untuk menjadi prajurit TNI-AD, syaratnya hanya mempersiapkan baik fisik, mental, dan akademik sejak jauh hari. Untuk itulah pihak Koramil/Kodim gencar mensosialisasikan tentang rekrutmen TNI di sekolah-sekolah ataupun saat kegiatan sosialisasi di balai desa.

"Untuk keahlian dan prestasi anak di bidang olahraga, akademi, seni, komputer dan lain-lain, juga akan menambah bobot penilaian si anak. Aji Pranoto juga mempunyai keahlian dan sejumlah prestasi di tingkat Kabupaten dari hobinya bermain sepakbola dan pencak silat," ujarnya.

Dirinya juga menyatakan bangga dan mendapatkan kepuasan batin tersendiri, karena berhasil mengantarkan anak penjual mie ayam tersebut menjadi tentara, dengan kemampuan sendiri.

Selain Aji, ada temannya di SMK N 1 Tonjong yang juga lulus tes Tamtama. Yakni adalah Durokhim (21), anak seorang penjual kambing dari Dusun Karang Anjog RT 03 RW 09, Desa Tonjong.

Pihak Sekolah SMK N 1 Tonjong menyerahkan pembinaan kedisiplinan dari murid-muridnya setiap hari Selasa dan Kamis sore, dan ini salah satu buktinya. "Selain Aji dan Durokhim, warga Kecamatan Tonjong yang masuk pendidikan Tamtama PK adalah Tedi Irawan (19), warga Desa Kalijurang, anak seorang sopir material, lulusan MAN Brebes 2 Bumiayu," katanya. (*)