Kumparan Logo
Konten Media Partner

Bagaimana Telur Asin Khas Brebes Diolah dengan Sambal?

PanturaPostverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
 Bagaimana Telur Asin Khas Brebes Diolah dengan Sambal?
zoom-in-whitePerbesar

BREBES - Baru-baru ini telur asin memang kerap jadi campuran berbagai macam makanan. Makanan khas Brebes itu diolah dengan pizza, nuget, pepes, tumis, hingga dijadikan kerupuk. Lalu bagaimana jika telur asin diolah dengan sambal?

Khalimatus Sa'diyah, warga desa Jagalempeni, Kecamatan Wanasari Kabupaten Brebes kali ini mencoba peruntungannya di bidang kuliner olahan sambal dengan varian telur asin.Sebelumnya, dia juga dikenal dengan produk sambal ikan dengan brand K'Diyah.

Pada varian sambal telur asin yang dia buat, Diyah mengungkapkan hanya kuning telurnya saja yang digunakan. "Yang dimasak kuning telurnya, dicampur dengan resep khas sambal K'Diyah," tuturnya.

Sama dengan kemasan varian lainnya, sambal telur asin juga dikemas rapi dan higienis menggunakan toples kecil berukuran 210 gram lengkap dengan segelnya. Diyah membanderol sambal telur asin dengan harga Rp 55.000 per botol.

 Bagaimana Telur Asin Khas Brebes Diolah dengan Sambal? (1)
zoom-in-whitePerbesar

Sa'diyah menceritakan, awal mula dirinya membuat sambal telur asin karena dia asli orang Brebes. Dia merasa belum punya produk yang mengangkat potensi Brebes.

"Jadi setiap hari saya kepikiran terus, mau bikin apa, karena produk yang saya geluti sekarang juga belum mewakili Brebes," jelas Diyah saat ditemui di rumahnya, Jum'at sore 20 April 2018.

Setiap kali pertemuan dengan pengusaha kuliner khususnya mereka yang menggeluti bisnis online, Diyah selalu dicecar dengan pertanyaan tentang produknya dan kuliner khas Brebes.

"Setiap pertemuan dengan mereka, pasti saya ditanya asal daerah mana, saya jawab dari Brebes, produknya sambal, dan saya tak bisa jawab ketika mereka menanyakan, kenapa buka telur asin atau brambang," ungkap perempuan lulusan sarjana Desain komunikasi visual itu.

Bermula dari situlah perempuan 27 tahun ini mulai memproduksi sambal telur asin, selain varian sambal ikan. Meski awalnya tidak yakin, namun dengan banyak percobaan tanpa putus asa, akhirnya Diyah berhasil membuat sambal telur asin.

"Karena saya lahir di Brebes, jadi saya ingin sekali mengharumkan nama Brebes dengan UKM yang bisa go Internasional dengan mengangkat potensi lokal Brebes," jelas Diyah.

Dengan hadirnya produk sambal K'diyah varian telur asin, Diyah berharap produknya tersebut bisa diterima penikmat kuliner sekaligus bisa membawa nama telur asin sebagai produk unggulan Kabupaten Brebes ke seluruh dunia.

Reporter: Yunar Rahmawan

Editor: Muhammad Irsyam Faiz