Kumparan Logo
Konten Media Partner

Cegah Banjir, 500 Pohon Ditanam di Sepanjang Sungai Sigeleng Brebes

PanturaPostverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Penanaman pohon di tepi Sungai Sigeleng. (Foto: Yunar Rahmawan)
zoom-in-whitePerbesar
Penanaman pohon di tepi Sungai Sigeleng. (Foto: Yunar Rahmawan)

BREBES - Sedikitnya 500 bibit pohon ditanam di sepanjang sungai Sigeleng, Kelurahan Limbangan Wetan, Brebes, Jumat, 22 November 2019. Penanaman pohom itu dilakukam untuk mencegah banjir saat musim hujan tiba.

Adapun 500 bibit pohon itu terdiri dari 250 bibit ketepeng dan 250 bibit pohon mangga. Bibit pohon sengaja ditanam jelang musim penghujan, agar nanti bisa tumbuh subur.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pengelolaan Sampah (DLHPS), Edy Kusmartono mengatakan, di Brebes sendiri terdapat kurang lebih 200 hektar lahan kritis dalam konservasi. Di mana setiap tahunnya, paling tidak 10 hektar bisa ditangani.

"Daerah Sirampog dan Paguyangan itu banyak yang kritis, tapi masuk wilayah Perhutani. Sehingga kita hanya mampu melakukan konservasi di daerah tangkapan air di sekitar mata air. Karena kalau masuk wilayah perhutani harus ada prosedurnya," jelas Edy.

Penanaman pohon di tepi Sungai Sigeleng. (Foto: Yunar Rahmawan)

Menurut Edy, tanaman yang efektif untuk penyerapan air yakni tanaman keras. Itu sebabnya dipilih pohon ketapang dan pohon mangga. Selain itu, daya tahan hidup kedua pohon ini terbilang cukup tinggi

"Untuk ketepeng itu akarnya serabut, sehingga tidak merusak bangunan di sebelahnya. Kemudian ini mangga arumanis yang produktifitasnya sangat bagus dan kami pilih yang stek sehingga 5 tahun bisa berbuah," ungkap Edy.

Sementara itu, Bupati Brebes, Idza Priyanti yang hadir dalam kesempatan itu menjelaskan, penanaman pohon tersebut dilakukan untuk penghijauan dan melestarikan lingkungan. Sehingga sirkulasi air dan resapannya akan terus terjaga.

"Karena pohon yang kami tanam, mampu secara maksimal menyerap air di dalam tanah dan buah mangganya nanti bisa dinikmati oleh masyarakat sekitar," jelas Idza.

Idza juga mengimbau kepada warga sekitar Sungai Sigeleng untuk bersama-sama menanam pohon. Sehingga, saat musim hujan datang tidak mengalami banjir karena pohon bisa menjadi resapan air.

"Menghadapi musim hujan, pohon ini bisa menyerap air, sehingga bisa terhindar dari banjir," kata Idza. (*)