Dermaga Apung di PAI Tegal Terseret Ombak, Padahal Belum Diresmikan

TEGAL - Dermaga apung di Objek Wisata Pantai Alam Indah (PAI) Kota Tegal terseret ombak hingga ke tepi pantai, Minggu (6/12/2020). Padahal, wahana tersebut belum diresmikan.
Diduga, tiang pancang tak kuat menahan derasnya gelombang pasang dan angin kencang yang terjadi sore itu. Beruntung, saat itu tak ada pengunjung di sekitar lokasi. Mengingat PAI memang sedang ditutup sementara sejak 2 Desember karena melonjaknya kasus COVID-19.
Kepala Bidang Pariwisata Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Dinsporapar) Kota Tegal Maman Suherman membenarkan jika dermaga apung terseret ombak hingga ke tepi pantai.
"Betul. Dari sore sudah dilakukan pemantauan," kata Maman, saat dikonfirmasi PanturaPost.com, Senin (7/12/2020).
Sebelumnya, Kepala Dinporapar Cucuk Daryanto mengatakan, pihaknya akan menyiapkan sejumlah petugas yang berjaga di sekitar lokasi saat dermaga sudah dibuka untuk umum. Langkah ini untuk mengantisipasi keamanan pengunjung.
Sebagai informasi, dermaga yang dibangun dengan anggaran sekitar Rp 2,5 Miliar itu memiliki panjang sekitar 98 meter. Nantinya memiliki kapasitas daya tampung hingga sekitar 300 orang pengunjung.
Saat ini dalam tahap finishing dengan target selesai kontrak pada akhir Desember 2020. Ketika pembangunan sudah 100 persen, rencananya dermaga apung akan resmikan Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono.
Ke depan, kata Cucuk, dermaga apung juga akan dikembangkan di lokasi wisata pantai lainnya seperti Pantai Pulau Kodok dan Muarareja. Namun dalam kapasitas yang lebih kecil.
“Harapannya, dengan adanya dermaga apung ini dapat menarik wisatawan. Karena di sekitar Pantura baru di Kota Tegal,” kata Cucuk beberapa waktu lalu. (*)
