Heboh Istri Pejabat Pemkot Tegal Keluar Malam Pakai Mobil Dinas

Konten Media Partner
27 Oktober 2021 17:01 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Istimewa
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
KOTA TEGAL - Beredar foto dan video sebuah mobil dinas plat merah milik pejabat Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal terparkir di kawasan Citra Land Kota Tegal, Senin (25/10/2021) malam.
ADVERTISEMENT
Informasi yang diterima PanturaPost.com, mobil dinas tersebut diketahui dibawa oleh FT, seorang istri dari salah satu Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkot Tegal
Sempat tersiar kabar, jika FT mengunjungi tempat hiburan malam di kawasan tersebut dan sempat mabuk bersama teman-temannya. Menanggapi hal itu, HV yang menjabat sebagai kepala dinas itu membantah jika istrinya pergi ke tempat hiburan malam, apalagi sampai mabuk-mabukan.
"Tidak benar kalau istri saya mabuk. Saya agak keberatan dengan kalimat mabuk, karena sejatinya tidak ada yang mabuk. Kalau istri saya mabuk gak bisa komunikasi, dan mungkin sempoyongan juga jalannya," kata HV ditemui di Balai Kota Tegal, Rabu (27/10/2021).
HV pada malam itu ia mengaku masih berada di kantornya di Jalan Hangtuah, Tegal Barat. Saat itu ia mendapat telepon dari istrinya, jika mobil dinasnya telah digunakan untuk menghadiri undangan grand opening sebuah cafe milik temannya di kawasan Citra Land, Kelurahan Kraton, Tegal Barat.
ADVERTISEMENT
"Kronologisnya, ada undangan dan menghadiri grand opening. Rencana awal dijemput temannya, namun mungkin karena trouble atau terlambat, maka istri saya memutuskan menggunakan kendaraan tersebut," kata HV
"Saya baru tahu kendaraan itu ada di sana setelah saya ditelpon istri saya bahwa kendaraan sedang dipakai. Saya langsung kasih teguran dan meminta istri saya balik. Waktu itu saya lagi di kantor," sambung HV
Atas kejadian itu, HV mengaku lalai. Pasalnya, saat itu dirinya juga sedang tidak di rumah maupun ikut menghadiri undangan.
"Saya mengakui ada kelalaian itu di luar kendali dan batasan karena saya tidak sedang di lokasi. Ini adalah kelalaian saya sebagai kepala rumah tangga, sebagai suami," kata HV.
"Saya sedang tidak untuk membela diri, namun itu memang di luar batas perencanaan. Jadi istri saya datang tidak direncanakan," kata HV
ADVERTISEMENT
Atas kejadian tersebut, HV mengaku sudah melaporkan ke Sekda Johardi dan Wali Kota Dedy Yon Supriyono dan siap menerima konsekuensinya.
"Jika itu membuat tidak nyaman banyak pihak, masyarakat dan sebagainya, saya meminta maaf. Dan apabila ada sanksinya, saya siap menerima sanksinya," pungkas HV. (*)