Kalah di Laga Kelima Grup B Liga 2, Putu Benahi Pemain Persekat Tegal
·waktu baca 2 menit

PADA laga kelima Grup B Liga 2 2021, Senin (25/10/2021), Persekat Kabupaten Tegal gagal tampil maksimal. Laskar Ki Gede Sebayu itu kalah telak atas Martapura Dewa United dengan skor 0-2.
Menyikapi hasil yang kurang memuaskan, Pelatih Kepala Persekat, I Putu Gede langsung membenahi skuad timnya.
"Untuk laga di leg kedua Grup B tidak ada waktu lagi, kemungkinan minggu depan sudah mulai bergulir. Dari hasil laga melawan Martapura Dewa United kemarin kita akan melakukan evaluasi atau pembenahan dari sisi mental, kepercayaan diri dan individu yang kuat," tutur Pelatih Kepala Persekat, I Putu Gede pada awak media, Selasa (26/10/2021).
Menurut Putu, pertandingan melawan Dewa United itu, di babak pertama, tidak seperti biasanya pada pertandingan sebelumnya. Baru di babak kedua, pemain menampilkan permainan luar biasa. Pertandingan tersebut menjadi pengalaman, pembelajaran buat Persekat.
“Pertandingan ini satu hal yang pertama kali, kita tertinggal lebih dulu di babak pertama. Bahkan secara beruntun. Apa yang dihasilkan dari pertandingan kemarin menjadi masukan dan pengalaman, untuk perbaikan ke depan," ujar dia.
Dalam persiapan di laga leg kedua, kata Putu, akan melakukan evaluasi dan pembenahan dalam segi mental. Menghadapi situasi pertandingan yang banyak ditonton menjadi hal yang baru bagi Persekat.
“Persekat ini mulai dari nol. Jadi setiap pertandingan, kita tahu kelemahannya. Salut buat para pemain saat main di babak kedua saat melawan Dewa United,” kata Putu.
"Laga kemarin itu tidak seperti dengan laga-laga sebelumnya. Karena situasi pertandingan yang membuat sedikit berubah," tambah dia.
Sementara itu, salah satu anggota Skaterz Tegas mengatakan, hasil pertandingan kemarin tentu bukan yang diharapkan.
"Namun harus kita akui Dewa United bermain lebih efektif dan jeli memanfaatkan peluang. Sedangkan di Persekat permasalahannya masih sama, kita belum memiliki striker pembunuh,” ujar dia.
"Rotasi pemain juga bisa menjadi opsi karena bisa jadi permainan kita sudah terbaca akibat starting line up yang nyaris tidak pernah berubah," pungkasnya. (*)
