Kumparan Logo
Konten Media Partner

Kelompok Pemuda di Tegal Bentrok, Diduga Viking dan Jakmania

PanturaPostverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kelompok Pemuda di Tegal Bentrok, Diduga Viking dan Jakmania
zoom-in-whitePerbesar

TEGAL - Bentrok antarmassa terjadi di Jalan Raya Kecamatan Lebaksiu, Kabupaten Tegal, Minggu, 24 September 2018 sekitar pukul 19.30 WIB. Akibat kejadian itu, satu orang terlihat terkapar di tengah bentrok lantaran mengalami luka.

Bentrok tersebut terekam oleh kamera CCTV milik toko. Beberapa detik sebelum massa berkumpul, satu mobil terlihat segera mundur untuk menghindari bentrok tersebut.

Seorang pegawai toko, Nuzulia (21) mengatakan awalnya puluhan massa datang dari arah barat atau dari arah Kecamatan Balapulang. Mereka berlarian sambil melempar batu.

"Massa tersebut datangnya dari arah pertigaan jalan yang ke arah Guci. Melempar batu ke pedagang pinggir jalan raya," katanya.

Menurut pegawai toko peralatan bayi itu, massa tersebut diduga merupakan suporter klub sepakbola Persib Bandung dan Persija. Mereka kemudian sempat bentrok di halaman toko tempat dia bekerja.

"Mereka sempat bentrok di sisi barat halaman depan. Untungnya belum sampai ke tengah karena sudah dihalau petugas keamanan," ujarnya.

Beruntung massa belum sempat mengakibatkan kerusakan di beberapa toko di sekitar lokasi bentrok. Namun, ditemukan satu orang yang tergeletak di sisi pojok barat halaman depan.

"Alhamdulillah bagian toko tidak ada yang rusak. Cuma ada satu orang yang tergeletak karena terluka di pelipisnya. Namun langsung bangun dan lari ke arah timur," bebernya.

Bentrok tersebut berlangsung sekitar 15 menit. Dia mengaku kurang mengenal wajah para massa tersebut. "Massa tersebut masih pemuda usia tanggung. Pada nekat-nekat. Gak paham orang lokal atau bukan," ujar dia.

Dia mengungkapkan, massa tersebut meninggalkan sebuah tas. Oleh petugas keamanan toko, tas tersebut digeledah dan menemukan senjata tajam (sajam) berupa parang. "Dilempar di sekitar halaman toko. Ternyata isinya parang. Langsung dibawa ke kantor polisi," ungkapnya.

Salah seorang warga juga sempat mrekam peristiwa itu. Dalam rekaman berdurasi 40 detik itu, tampak sejumlah pemuda saling kejar. Di akhir video, terlihat seseorang terkapar dan ditolong oleh warga sekitar. "Tawuran woy, Persija karo Persib. (Tawuran woy Persija sama Persib)," ucap warga dalam video itu.

Video lalu diunggah oleh akun Hujan Mulu Dah di Grup Facebook Berita Tegal, pada 24 September 2018 pukul 06.05. WIB.

embed from external kumparan

Satu pegawai toko yang enggan disebutkan namanya mengatakan, massa lari ke arah timur lantaran dibubarkan oleh beberapa warga.

"Pas lihat mereka dibubarin oleh petugas keamanan dan warga. Karena masih ada pembeli di sekitar toko," katanya.

Dia mengaku, polisi datang saat bentrok sedang berlangsung. Mereka pun kemudian dibubarkan dengan paksa. Sementara dari informasi yang berhasil dihimpun, tidak ada massa yang diamankan oleh petugas keamanan.

Reporter: Reza Abineri

Editor: Muhammad Irsyam Faiz