Kumparan Logo
Konten Media Partner

Kinanthi, Merpati Pos yang Berhasil Terbang Sumbawa-Tegal Dalam Waktu 3 Hari

PanturaPostverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Merpati bernama Kinanthi menjuarai lomba kelas umum. Burung berusia 1,5 tahun miliknya berhasil terbang dari Sumbawa ke Tegal dalam waktu kurang dari 3 hari (Foto: Istimewa).
zoom-in-whitePerbesar
Merpati bernama Kinanthi menjuarai lomba kelas umum. Burung berusia 1,5 tahun miliknya berhasil terbang dari Sumbawa ke Tegal dalam waktu kurang dari 3 hari (Foto: Istimewa).

TEGAL - Selain merpati kolong, merpati pos juga sedang gemari banyak orang di Tegal, Brebes, dan sekitarnya. Baru-baru ini, para pecinta burung itu mengikuti lomba yang adakan Perhimpunan Olahraga Merpati Pos (POMP) Bregas.

Kompetisi yang digelar dari Mei hingga September 2021 itu terdiri dari 3 kelas. Yakni kelas young bird atau burung muda, kelas umum, dan kelas derby. Adapun peserta lomba berasal dari Tegal, Brebes, Slawi, dan sebagian dari Pemalang.

Salah satu pemenang lomba ini adalah Azzam Aiman. Warga Slawi pemilik merpati bernama Kinanthi menjuarai lomba kelas umum. Burung berusia 1,5 tahun miliknya berhasil terbang dari Sumbawa ke Tegal dalam waktu kurang dari 3 hari.

Azzam bercerita, Kinanthi mulai terbang dari Sumbawa pada Sabtu dan tiba di Tegal Senin pukul 10.35 WIB. Adapun jarak udara Sumbawa-Tegal sekitar 900 kilometer.

"Pas hari Minggu cuacanya cukup ekstrem. Awalnya panas banget terus langsung hujan gede. Tapi alhamdulillah merpati saya bisa pulang," katanya kepada PanturaPost, Senin (20/12/2021).

Meski telah melewati banyak rintangan, untungnya Kinanti tidak mengalami stres. Burung tersebut juga selamat dari  predator udara atau gangguan lainnya.

"Alhamdulillah dia enggak stres dan mampu memecahkan rekor untuk wilayah Brebes, Tegal, Slawi sebagai burung satu-satunya yang mampu pulang dari Sumbawa," katanya.

Berdasarkan data yang diperoleh dari panitia lomba, Kinanti terbang dari Sumbawa ke Tegal dengan kecepatan rata-rata 554 meter per menit. Kinanti berhasil menyisihkan 32 ekor merpati lainnya yang ikut pada kelas lomba yang sama.

Ketua POPM Bregas, Erwan Setyaji, mengatakan sebelum menempuh Sumbawa-Tegal, para peserta telah melewati beberapa tahap latihan. Yakni terbang dari pos Pemalang, Pekalongan, Semarang, Solo, hingga Bali.

"Setiap tahapan itu, banyak peserta yang berguguran. Ada yang dilepas dari Pekalongan sudah hilang dan seterusnya. Hingga akhirnya tersisa satu ekor yakni merpati punya Azzam itu," katanya.

Atas kemenangan itu, Azam berhak memperoleh hadiah sebesar Rp 3 juta, sertifikat, dan tropi. Penyerahan hadiah dilakukan di sebuah rumah makan di Adiwerna, Kabupaten Tegal, Minggu (19/12/2021). (*)