News
·
18 Mei 2021 15:39

Kirab Hari Jadi ke-420 Kabupaten Tegal Digelar Sederhana karena Masih Pandemi

Konten ini diproduksi oleh PanturaPost
Kirab Hari Jadi ke-420 Kabupaten Tegal Digelar Sederhana karena Masih Pandemi (188541)
searchPerbesar
Salah seorang sesepuh Kabupaten Tegal menyerahkan Pusata Tombak Kyei Plered Kepada Bupati Tegal untuk diserahkan ke DPRD Kabupaten Tegal, Selasa (18/5/2021).
SLAWI - Hari Jadi ke-420 Kabupaten Tegal dirayakan secara sederhana karena masih pandemi COVID-19. Bahkan, pelaksanaan kirab pusaka dan pataka hanya diikuti jajaran Forkompinda dan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tanpa melibatkan masyarakat.
ADVERTISEMENT
Acara diawali dengan upacara kirab pusaka tombak Kyai Pleret dan Pataka Pakta Integritas Kabupaten Tegal di rumah dinas Bupati Tegal. Hal ini tentu berbeda dengan tahun sebelum pandemi yang selalu disambut antusias ribuan warga.
Selain itu, kirab pusaka dan pataka yang dimulai dari rumah dinas bupati menuju kantor DPRD, dilakukan menggunakan iring-iringan kendaraan, bukan berjalan kaki seperti sebelumnya.
"Peringatan Hari Jadi Kabupaten Tegal tetap digelar untuk menghormati perjuangan pendiri Kabupaten Tegal, Ki Gede Sebayu," kata Bupati Tegal, Umi Azizah.
Peringaran hari jadi kali ini mengambil tema "Kabupaten Bangkit". Harapnya, adanya pandemi COVID-19 ini tidak membuat masyarakat pesimis. Justru masyarakat harus optimis dan tetap semangat untuk melawan COVID-19.
"Harapan kami, ini menjadi momentum kebangkitan ekonomi di Kabupaten Tegal. Insya Allah dalam waktu dekat, kami akan launching UMKM Center," ujarnya.
ADVERTISEMENT
Untuk UKM Center ini, Pemkab Tegal telah menyiapkan lokasinya. Yakni di Co-Working Space (Traking Space) yang ada di area Taman Rakyat Slawi (Trasa). Menurut Umi, nantinya akan ada beberapa fasilitas yang bisa dinikmati para pelaku usaha.
"Fasilitasnya adalah konsultasi bagi para pelaku usaha. Mulai dari soal produk, permodalan, ijin usaha, marketing dan lain lain dalam upaya UMKM Go Digital," jelasnya. (*)