Kisah Ibu Muda Hobi Mendaki, Tiap Bulan Naik Gunung dengan 2 Anaknya

Konten Media Partner
2 Agustus 2022 17:54
·
waktu baca 3 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Lathifah, ibu muda berusia 33 tahun itu baru saja mendaki Gunung Slamet.
zoom-in-whitePerbesar
Lathifah, ibu muda berusia 33 tahun itu baru saja mendaki Gunung Slamet.
ADVERTISEMENT
Lathifah, ibu muda berusia 33 tahun itu baru saja mendaki Gunung Slamet. Pemilik usaha dekorasi pernikahan di Yogyakarta ini mendaki gunung tertinggi di Jawa tengah bersama kedua anaknya yang masih kecil.
ADVERTISEMENT
Sekilas melihatnya, Iphat panggilannya, seperti bukan seorang pendaki. Tapi ternyata Iphat dan kedua anaknya memang hobi naik gunung. Hampir setiap bulan. Kali ini, berhasil sampai puncak Gunung Slamet via Jalur Permadi, Kabupaten Tegal.
"Alhamdulillah sampai puncak dan kedua anak saya juga sampai puncak. Naik Gunung Slamet itu sudah dua kali ini. Yang pertama lewat Jalur Bambangan dan kali ini lewat via Permadi Guci," tutur Iphat di Basecamp pendakian pada PanturaPost, Selasa (2/7/2022).
Menurutnya, alam pegunungan itu sudah seperti tempat bermain kedua anaknya. Yakni Aleena (6) dan Ersya (3). "Kalau saat naik gunung anak-anak senang banget, kaya nemu tempat bermain di alam bebas.  masih kecil -kecil," ucapnya sambil tersenyum.
Saat mendaki lewat Bascamp Permadi, dia menyewa porter setempat. Karena untuk pendakian yang membawa anak kecil harus didampingi porter.
ADVERTISEMENT
Pada saat pendakian berangkat dari basecamp pukul 09.00, sampai pos 4 pukul 14.00. Lalu bermalam di sana. Setelah itu perjalan menuju puncak, berangkat dari pos 4 pukul 03.30 dan sampai puncak pukul 10.00 pagi.
"Tapi alhamdulilah kedua anak saya tidak rewel dari pertama sampai ke puncak gunung slamet."
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Kini, tambah Iphat, mendaki gunung menjadi liburan bagi dia dan anak-anaknya. Setiap bulan, anak-anak selalu bertanya, kapan naik gunung lagi.
"Kini dalam setiap bulan selalu naik gunung bertiga. Rencana bulan Agustus mau naik rinjani dan Gunung Agung Bali. Cari waktu agar tidak mengganggu aktivitas sekolah anak."
*Ketagihan Naik Gunung*
Dia bercerita wal mula kepincut dengan naik gunung. Setahun yang lalu, dirinya bersama kedua anaknya jenuh dengan suasana di rumah. Akhirnya ikut naik Gunung Ciremai dengan teman-temanya dan mengajak kedua anaknya. Dari situlah mulai kecanduan gunung.
ADVERTISEMENT
"Dengan naik gunung, kedua anak saya mulai mengenal rasa tanggung jawab. Dan anak senang saat saya membebaskan barang bawaan saat naik gunung."
Dalam setahun terakhir ini, gunung yang sudah didaki oleh mereka yakni, Gunung Ciremai, Gunung Gede, Gunung Pangrango, Gunung Sumbing, Gunung slamet (dua kali) , Gunung Merbabu, Gunung Prau, Gunung Ungaran.
Lathifah, ibu muda berusia 33 tahun itu baru saja mendaki Gunung Slamet.
zoom-in-whitePerbesar
Lathifah, ibu muda berusia 33 tahun itu baru saja mendaki Gunung Slamet.
"Naik gunung sama anak itu butuh persiapan yang matang. Karena saat di atas kita enggak tau apa yang akan terjadi. Kami bawa obat-obatan pribadi, baju ganti, dan makanan semua harus diperhitungkan dengan betul."
Menurutnya, naik gunung bisa merubah sikap orang. "Dulu saya suka dimanja, Anak Mall, Suka Pake heels, tidak suka panas-panasan, tidak suka kotor-kotoran. Tapi kini sebaliknya, pas naik gunung malah kotor-kotoran," ungkapnya. (*)
ADVERTISEMENT
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020