Komunitas Reptil Brebes Kenalkan Ular Berbisa kepada Anak Pramuka

BREBES – Komunitas Pecinta Reptil Brebes (KPRB) Kecamatan Jatibarang Kabupaten Brebes mengenalkan hewan reptil ular berbisa kepada pelajar di Kecamatan Larangan, Brebes.
Pengenalan hewan reptil ular berbisa berkepala segitiga yang dilengkapi taring kecil itu, dilakukan sebagai tambahan materi saat penerimaan warga baru Pramuka Saka Wira Kartika Koramil 16 Larangan Kodim/ 0713 Brebes, Minggu (13/1) kemarin.
Di dunia, ada lebih dari 2000 spesies ular, namun hanya sekitar 200 jenis yang berbisa. Ciri-ciri ular berbisa adalah morfologi dari bentuk kepala segitiga atau viper (kecuali cobra) dan dilengkapi taring kecil. “Ular berbisa juga mempunyai ciri gerakan tenang (tidak terlalu agresif) dan lambat, akan lebih agresif saat mempertahankan sarang atau teritorinya jika terusik,” ucap Ketua Komunitas Pecinta Reptil Brebes (KPRB) Kecamatan Jatibarang, Azka (20).
Ia menambahkan, hewan melata berbisa ini tidak membelit karena sudah memiliki senjata berupa racun, warnanya mencolok, terlihat seluruh badannya saat berenang di air, memiliki taring menonjol/taring bias. Selain itu, juga memiliki mata lonjong dengan pupil elips, terdapat satu baris sisik di ujung ekor, terdapat lubang sensor antara mata dan lubang hidung yang berfungsi mencari mangsa berdarah panas.
Sedangkan makanannya hewan karnivora dan juga memakan ular lain satu spesiesnya sendiri. Kemudian bekas luka gigitannya halus dan berbentuk lengkung serta tidak langsung pergi jika telah mematuk karena menunggu korbannya mati.
“Ular ular yang tak berbisa morfologinya antara lain bentuk kepala kebanyakan lonjong telur, warna tidak mencolok. Sehingga tersamar dengan kondisi lingkungannya, mata dengan pupil yang bulat, memiliki dua baris sisik di ujung ekor dan bekas gigitan terlihat berderet dan tersusun rapi. Ular juga biasanya langsung pergi untuk melarikan diri setelah mematuk,” jelasnya.
Selain ular mereka juga membawa berang-berang dan satu ekor biawak. Mereka pun mencontohkan beberapa ular berbisa di sekitar tempat tinggal adalah kobra/sendok, weling, ular tanah, ular hijau, ular laut dan ular pohon.
"Tujuan utamanya juga untuk mengenalkan kalau reptil itu enggak menakutkan, bukan hama juga. Jadi, ada beberapa reptil yang bisa kita pelihara, ada yang memang enggak wajar kita pelihara, kayak ular berbisa. Jadi tujuannya untuk edukasi," pungkasnya. (*)
Reporter : Fajar Eko Nugroho
Editor : Muhammad Abduh
