Kumparan Logo
Konten Media Partner

Kronologi Pasutri yang Meninggal Dunia di Gunung Lio Brebes

PanturaPostverified-green

comment
3
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Petugas saat mencari dan akhirnya menemukan korban, (foto. istimewa)
zoom-in-whitePerbesar
Petugas saat mencari dan akhirnya menemukan korban, (foto. istimewa)

BREBES – Dwi Mulyo Aji (27) dan Septia Bestari (24), pasangan suami istri (pasutri) ditemukan meninggal dunia di Pegunungan Lio, Kabupaten Brebes pada Senin (16/12/19) malam. Pasutri yang ditemukan dengan motor Vario itu masuk jurang diduga karena mengalami rem blong.

Diketahui Septia Bestari berstatus sebagai mahasiswi asal Desa/Kecamatan Salem RT/RW. 02, Kabupaten Brebes. Adapun Dwi merupakan wiraswasta asal Kecamatan Slawi, Kabupaten Tegal.

Informasi yang dihimpun, kecelakaan terjadi pada Minggu (15/12/19) sekira pukul 13.00 WIB. Sedangkan lokasi penemuan kedua korban, tepatnya berada di tanjakan atau turunan Muncang, Desa Sindangheula, Kecamatan Banjarharjo.

Petugas mengevakuasi korban. (foto: istimewa)

Menurut Anggota Kodim 0713 Brebes Serma Wartono, penyebab kecelakaan diduga karena rem blong. Nahasnya, saat kejadian situasi jalan juga lagi sepi. "Saat kecelakaan terjadi kondisi jalan diperkirakan sedang sepi sehingga tidak ada yang melihat kejadian," katanya.

Dia mengungkapkan, keluarga Dwi melaporkan ke pihak terkait lantaran hingga Senin (16/12/19), belum pulang ke rumah di Slawi. "Kedua korban sebelumnya berangkat dari Desa Salem menuju ke rumah di Kecamatan Slawi sekitar pukul 12.00 WIB (Minggu, 15/12, red). Koramil 13 Salem mendapatkan laporan via telepon dari keluarga korban di Slawi sekitar pukul 18.00 WIB,” imbuhnya.

Selang 15 menit, aparat TNI, Polsek, Banser, relawan Bangbara serta masyarakat, melakukan pencarian di sepanjang jalan Provinsi Banjarharjo-Salem di kawasan Gunung Lio. Pada pukul 20.00 WIB, kedua korban berhasil ditemukan dalam keadaan sudah meninggal dunia.

Jenazah yang sudah 1,5 hari, ditemukan di jurang dengan kedalaman 5 meter. Saat ditemukan, kedua korban ditemukan di satu lokasi. "Pantauan kami di lokasi kejadian, Almarhum dan Almarhumah terbentur pohon mahoni saat motornya keluar dari jalan," ungkapnya.

Relawan yang terus menyisir sekitar lokasi, kemudian menemukan motor Vario bernopol G 5482 EQ. Dengan kerusakan yang cukup parah, motor tersebut ditemukan di jurang sedalam 10 meter.

Kedua korban lantas dibawa ke Puskesmas Bandungsari, Kecamatan Banjarharjo. Saat ini kedua jenazah sudah diambil pihak keluarga Salem. Rencananya juga untuk jasad Dwi akan dimakamkan siang ini juga sambil menunggu keluarga dari Slawi datang. (*)