Pencarian populer
PUBLISHER STORY
5 April 2018 22:29 WIB
0
0
Lebaran 2018, Underpass Karangsawah Brebes Belum Bisa Dilalui
Pembangunan Underpass di Karangsawah, Kecamatan Tonjong, Brebes. (Foto: Reza Abineri/Panturapost.id)
BREBES - Pembangunan jalan bawah atau underpass Karangsawah, Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, sudah tahap pengerjaan lajur sementara. Pada musim arus mudik lebaran tahun ini, underpass di jalur utama Purwokerto-Tegal belum bisa dilalui.
Pantauan lapangan pada Kamis, 5 April 2018, lajur tersebut telah mulai terlihat. Dengan cor beton atau rigid, lajur itu berada di sisi barat jalan lama. Sementara pada sisi timur baru dilakukan meratakan lahan.
Kaur PPKom 06 Satker Wilayah I Provinsi Jateng, Lindung Simbolon mengungkapkan, jalur sementara itu panjangnya sekira 25 meter dan lebar 5 meter.
"Titik awal Jalur sementara akan menyesuaikan dengan panjang jalan yang dikerjakan. Letaknya sebelum dan sesudah rel kereta," katanya.
Pembangunan Underpass di Karangsawah, Kecamatan Tonjong, Brebes. (Foto: Reza Abineri/Panturapost.id)
Sampai dengan Rabu kemarin, kemajuan pekerjaan masih dibawah 10 persen. Hal ini disebabkan karena izin prinsip untuk mengerjakan di titik pengerjaan utama belum keluar.
"Hingga Rabu, kita masih menunggu izin prinsip keluar. Sehingga kita belum sepenuhnya bekerja di titik utama," tutur Lindung.
Dengan kondisi itu, underpass diprediksi belum bisa dilalui kendaraan saat mudik lebaran 2018. "Belum, untuk arus lebaran nanti belum bisa dilalui," tegasnya.
Perlu diketahui, proyek underpass di ruas jalan Nasional Tegal-Purwokerto, Kecamatan Tonjong, Brebes dibangun guna mengurangi kepadatan arus lalu lintas di sana. Pasalnya, di lokasi itu terdapat perlintasan kereta api yang sering menyebabkan kemacetan.
Pembangunan underpass rencananya memiliki panjang 600 meter dengan panjang box underpass sepanjang 100 meter dan lebar 14,8 meter. Selain itu, akan ada jembatan baru di atas Sungai Pedes di sebelah jembatan yang lama.
Untuk proyek underpass, pihak PJN Wilayah I Jateng membutuhkan lahan seluas 11 ribu meter persegi. Kebutuhan lahan ini bertambah, karena semula hanya membutuhkan 4 ribu meter persegi.
Pertimbangan membangun underpass menjadi pilihan utama dan jangka pendek saat ini. Sebab, rencana pembangunan jalan baru yang tembus ke Desa Kutamendala-Linggapura masih dalam proses realisasi.
Reporter: Reza Abineri
Editor: Muhammad Irsyam Faiz
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember · · ·
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2018 © PT Dynamo Media Network
Version: web: