Kumparan Logo
Konten Media Partner

Lebih dari 400 Rumah di Kluwut, Brebes, Terendam Banjir

PanturaPostverified-green

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Luapan sungai Kluwut menggenangi rumah warga. (foto: fajar eko nugroho)
zoom-in-whitePerbesar
Luapan sungai Kluwut menggenangi rumah warga. (foto: fajar eko nugroho)

BREBES - Ratusan rumah di Desa Kluwut, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, terendam banjir akibat curah hujan tinggi di awal tahun 2020, Rabu (1/1/2020).

Kepala Desa Kluwut Zainal Arifin mengatakan, sekitar 400 rumah warga terendam genangan banjir luapan dari Sungai Kluwut.

"Air mulai meluap dari Sungai Kluwut sekitar pukul 02.00 WIB dini hari. Paling parah merendam ratusan rumah di Dusun Karangmulya dan Dusun Karangmaja," ucap Zainal Arifin.

Ia menjelaskan, ada puluhan warga yang mengungsi baik di rumah sanak saudaranya atau ke rumah warga lainya. "Sampai saat ini ada yang masih mengungsi. Kita siapkan balai desa juga untuk lokasi pengungsian," kata dia.

Adapun ketinggian banjir antara 20 sentimeter hingga satu meter. Akibatnya, banyak perabot rumah tangga yang masih di dalam rumah terendam banjir.

Luapan sungai Kluwut menggenangi rumah warga. (foto: Dede Noor Faozan/Facebook)

Sementara itu, Kepala BPBD Brebes, Nushy Mansyur, mengatakan berdasarkan informasi dari BMKG intensitas curah hujan tinggi di wilayah utara Jawa Tengah terjadi mulai tanggal 1 Januari hingga 4 Januari 209 mendatang.

"Dalam beberapa hari ke depan, BMKG memprediksi cuaca ekstrem terjadi di beberapa daerah di Indonesia, termasuk utara Jawa Tengah. Makanya kita imbau masyarakat untuk waspada," ucap Nushy Mansyur.

Luapan sungai Kluwut menggenangi rumah warga.

Untuk banjir di Kluwut, kata dia, terjadi akibat luapan sungai Kluwut. Karena lokasi berada tepat di sebelah pemukiman, luapan air itu menyebabkan genangan banjir.

"Kita sudah koordinasi dengan pihak BBWS Cimancis terkait hal ini. Penanganan sementara banjir di Kluwut, kita upayakan evakuasi bagi warga yang rumahnya masih terendam banjir. Dan juga kita salurkan bantuan logistik," pungkasnya. (*)