News
·
19 September 2020 20:14

Masliha Hanya Bisa Pasrah Anaknya Jadi Pelaku Mutilasi di Kalibata City

Konten ini diproduksi oleh PanturaPost
Masliha Hanya Bisa Pasrah Anaknya Jadi Pelaku Mutilasi di Kalibata City (52067)
Masliha, ibunda Laeli Atik Supriyatin (26). (Foto: Bentar)
TEGAL - Masliha, ibunda Laeli Atik Supriyatin (26), hanya bisa pasrah anaknya menjadi pelaku pembunuhan sadis di Kalibata City, Jakarta. Laeli bersama pasangannya, Djumadil Al Fajri (26) tega menghabisi Rinaldi Harley Wismanu (32) dengan cara memutilasi tubuhnya.
ADVERTISEMENT
Peristiwa tragis itu membuat Masliha terpukul. Saat pertama kali mendengar kabar itu, dia kaget dan tidak percaya bahwa anaknya melakukan hal seperti itu.
"Laeli sudah hampir 1,5 tahun tidak ada kabarnya dan udah lama tidak pulang kampung. Sekali denger dapat kabar bikin kami sedih," tutur Masliha kepada PanturaPost, Sabtu (19/9/2020).
Dia pertama mendapat kabar tersebut dari kakak perempuan Laeli melalui telepon. Saat itu bilang bahwa Laeli ada di berita. Sontak dia pun langsung mengeceknya di televisi.
"Dalam berita katanya Laeli melakukan pembunuhan dengan cara mutilasi. Dengar kabar itu kami kaget. Kami coba cari berita di TV. Ternyata bener berita itu ada. Kami hanya bisa menangis dan masih tidak percaya. Bapaknya pun enggak berani liat berita itu. Kebetulan kami di rumah cuman tinggal berdua bersama bapak," ungkapnya.
ADVERTISEMENT
Laeli adalah anak keempat dari tujuh bersaudara. Masliha mengatakan terakhir Laeli pulang ke Tegal rambutnya masih hitam dan panjangnya sebahu.
Dengan kondisi seperti ini Masliha hanya bisa pasrah dan tak bisa berbuat apa-apa. Dia pun meminta penegak hukum meringankan hukuman.
"Kami hanya bisa tabah dan kuat. Kemarin pun temen-temen Laeli maen ke sini dan bilang tidak percaya Laeli melakukan itu," pungkasnya. (*)