Kumparan Logo
Konten Media Partner

Menikmati Kubat Glabed, Kuliner Khas Tegal yang Kental Kuahnya

PanturaPostverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Warung Kupat Glabed Pak Tua.
zoom-in-whitePerbesar
Warung Kupat Glabed Pak Tua.

TEGAL – Sebagai salah satu kota yang berada di Jalur Pantura, Kota Tegal memiliki beragam kuliner yang didominasi oleh cita rasa gurih yang kuat. Mulai dari sate kambing, soto tauco, hingga salah satu yang unik adalah kupat glabed.

Seperti namanya, kupat glabed merupakan salah satu makanan khas Tegal yang tentunya berbahan dasar ketupat atau kupat. Sedangkan istilah “glabed” merupakan sebutan warga Tegal untuk kuah ketupat yang kental seolah memberikan sensasi lengket dan menempel di mulut.

Kupat glabed sangat mudah ditemukan di sekitar Kota Tegal. Khususnya di Kecamatan Randugunting sebagai sentral penjual kupat glabed.

Salah satunya adalah warung Kupat Glabed Pak Tua yang bertempat di Jl Masjid, Mangkukusuman, Kecamatan Tegal Timur, Kota Tegal, atau tepatnya di depan masjid Alun-alun Tegal.

Penjual kupat glabed, Sukaesih (60), mengaku telah berjualan selama 20 tahun. Sampai saat ini kupat glabed masih digemari. Meskipun kawasan Alun-alun Tegal sempat ditutup karena pandemi, tetapi warung Kupat Glabed Pak Tua tetap banyak diminati pembeli.

“Saya sudah lama (berjualan kupat glabed) sekitar 20 tahun dan selalu ramai, apalagi kalau hari-hari besar seperti malam tahun baru, malam takbir Lebaran. Sekarang dengan kondisi pandemi kami kurangi (produksi) dari biasanya karena alun-alun juga tutup, tapi untungnya tetap laris,” ungkapnya.

Warna kuah dari kupat glabed hampir serupa dengan opor. Tapi dengan tekstur yang lebih kental karena dibuat dari kuah gulai yang dicampur dengan santan kental.

Kuah kupat glabed berisi potongan tempe yang diiris dengan bentuk kotak memanjang. Cita rasa gurih semakin terasa dengan taburan bawang goreng dan kerupuk kuning yang telah diremuk. Beberapa pedagang kadang menambahkan topping daging ayam suwir.

Kupat glabed paling nikmat disantap saat masih panas di saat cuaca dingin musim penghujan seperti saat ini. Warung Kupat Glabed Pak Tua buka mulai dari pukul 16.00 hingga 22.00 WIB.

Harganya cukup terjangkau, yakni Rp 10.000 per porsi. Tersedia juga aneka sate mulai dari sate ayam, kerang, kikil, serta sate telur puyuh yang harganya masing-masing Rp 3.000 tiap tusuk. (*)