Kumparan Logo
Konten Media Partner

Nikmati Liburan Murah di Hutan Pinus Bojong Bersama Keluarga

PanturaPostverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Nikmati Liburan Murah di Hutan Pinus Bojong Bersama Keluarga
zoom-in-whitePerbesar

TEGAL - Berwisata alam saat akhir pekan menjadi penghilang penat bagi setiap orang setelah menjalani aktivitas sehari-hari. Berbagai tujuan wisata seperti pantai, pemandangan alam pegunungan hingga taman rekreasi pun menjadi destinasi yang banyak dipilih.

Seperti halnya yang dilakukan satu keluarga asal Kelurahan Debong Tengah, Kecamatan Tegal Selatan ini. Mereka memanfaatkan waktu akhir pekannya untuk camping di Hutan Pinus Wana Wisata Prabalintang yang terletak di Desa Danasari, Kecamatan Bojong, Kabupaten Tegal, Minggu (11/3).

Menikmati wisata alam itu pun sangat murah. Harga tiket masuk wisata biasa Rp 5 ribu. Sedangkan untuk camping Rp 10 ribu. Dengan harga yang murah itu, pengunjung dapat menikmati berbagai macam pemandangan alam yang instagramabble. Di antaranya, hutan pinus, embung, rumah pohon, gardu pandang dan lain sebagainya.

Afit Hera bersama suaminya Deden, serta sang buah hati, Alkhalifi ZA memberanikan diri menguji adrenalin dengan menikmati sejuknya udara pegunungan di atas Tower Hammock yang terbentang diantara pohon pinus dengan ketinggian 10 meter.

Tak hanya keluarga Afit Hera dan Deden saja, kegiatan Fun Camp bertema Rindu Kabut yang diadakan Komunitas Pecinta Alam Elpag Adventure, Brebes juga diikuti keluarga Ahmad Mustofa warga Desa Lemah Duwur, Kabupaten Tegal.

"Sangat menarik dan mengesankan. Alhamdulillah bisa liburan bersama keluarga yang anti mainstream. Saya mengajak suami dan anak serta adik-adik. Sempat juga naik Tower Hammock yang membuat jantung derdegup kencang," ucap Afit.

Hal senada juga dikatakan Mustofa yang masa mudanya memiliki hobi mendaki gunung. Menurut pria yang akrab disapa Ofa ini, hobinya terhenti lantaran tuntutan pekerjaan yang tidak bisa ditinggalkan. Dengan adanya fun camp dirinya mengaku mengembalikan memori masa lalu.

"Seperti muda kembali ikut fun camp ini. Setelah sekian lama, baru kali ini ada kegiatan yang pas untuk keluarga di wilayah eks-Karisidenan Pekalongan," pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Fun Camp Rindu Kabut, Arif Sutriono mengemukakan, kegiatan camping tak hanya diikuti pemilik hobi mendaki gunung saja. Tetapi juga terbuka untuk semua kalangan, terutama keluarga dan remaja.

Kegiatan ini, sambung Arif, dilakukan di Wana Wisata Prabalintang lantaran lokasinya yang strategis dan lingkungannya masih asri. Selain itu, tempat wisata juga dilengkapi dengan aliran listrik serta sarana prasarana lainnya, seperti camping ground dan tempat MCK yang memadai.

"Banyak spot-spot keren untuk berswafoto maupun berselfie ria yang sangat instagramable," kata Arif.

Penanggungjawab acara Fun Camp Rindu Kabut, Fauzan Nur Aziz Zakaria menambahkan, nantinya kegiatan serupa akan kembali dilakukan, mengingat banyaknya antusias peserta yang mengikuti.

Selain berwisata, lanjut dia, kegiatan fun camp keluarga ini sekaligus menjadi ajang untuk mengenalkan para peserta tentang alam, khususnya bagi para pemula baik itu anak-anak maupun orang dewsa.

"Tak hanya bermalam di alam terbuka saja, tetapi kami juga memberikan materi tentang keselamatan pendakian dan materi lainnya yang berkaitan dengan alam," pungkasnya. (*)

Reporter : Fajar Eko Nugroho

Editor : Muhammad Abduh