Nikmatnya Soto Batok di Brebes

Soto Batok di Brebes. (Foto: Yunar Rahmawan/Panturapost.id)
BREBES - Menyantap makanan berkuah, biasanya disajikan menggunakan mangkuk keramik, seperti soto misalnya. Namun, di Brebes ada warung soto yang menggunakan batok sebagai media penyajian. Jelas saja warung ini bernama "Soto Batok".
Pemilik sengaja membuat berbeda dalam tampilan penyajian untuk memberikan kesan tersendiri terhadap pembeli. Dilihat dari racikannya, soto ini termasuk dalam kategori soto bening, karena tanpa dibubuhi tauco.
Bahan yang diramu hampir sama seperti soto pada umumnya, namun soto batok ini dilengkapi dengan toping berupa irisan hati ayam dan irisan kentang, tak lupa ditambah taburan ayam dan telur rebus.
Pemilik warung, Lindar, menjelaskan soto buatannya agak berbeda dengan yang lain.
"Pokoknya beda banget, ada hati ayam, kentang, dan kita pake koya juga," jelasnya.
Menurut Lindar, ide menggunakan batok sudah dia terapkan saat membuka warung soto di Bali.
"Saya dulu jualan soto ini di Bali ya sudah pake batok," katanya.

Warung sederhana miliknya juga dipercantik dengan barang antik. Setiap sudut ada saja pernak pernik pelengkap. Mulai dari radio jadul, telepon putar, jam weaker, tv tabung, bahkan setrika arang juga mampu membuat nuansanya lebih kuno.
Di warung ini, selain soto batok, pengunjung bisa menikmati sop kepala ikan, mi goreng, capcay, sayur ijo, dan fuyung hay. "Kita sediakan wedang uwuh juga untuk pembeli," tutur Lindar.
Kedai yang baru dua bulan itu, nyatanya sudah mendapat perhatian. "Mungkin karena soto batoknya, jadi unik," jelasnya.
Pemilik mengatakan, warungnya mulai buka pukul 12.00 WIB. "Begitu buka, kalau hari kerja, langsung diserbu pegawai, tempatnya kecil jadi sering tidak tertampung," pungkas Lindar.
Reporter: Yunar Rahmawan
Editor: Muhammad Irsyam Faiz
