kumparan
KONTEN PUBLISHER
30 Mei 2019 13:01

One Way Diterapkan, Kendaraan di Tol Brebes Barat Mulai Ramai

IMG-20190530-WA0035.jpg
Kendaraan dari arah Jakarta ke Semarang di Tol Brebes Barat. (Foto: Yunar Rahmawan)
BREBES - Penerapan rekayasa lalu lintas dengan sistem satu arah atau one way dari tol Cikampek KM 70 sudah diberlakukan per hari ini, Kamis, 30 Mei 2019. Satu arah berakhir di KM 263 Simpang Susun Tol Brebes Barat.
ADVERTISEMENT
Pantauan PanturaPost di hari pertama penerapan one way, volume kendaraan yang melintas di Tol Brebes Barat terpantau ramai lancar. Di Simpang Susun Tol Brebes Barat, kendaraan arus mudik dari arah Jakarta mulai memadati ruas tol baik jalur A maupun B.
Di titik ini mulai dilakukan normalisasi. Tampak petugas menata jalur dan rambu sebagai penunjuk arah.
"Sejak tadi pagi sampai pukul 10.30 WIB, saat ini sudah one way, kita bisa lihat jalur yang ke arah Jakarta, karena one way jadi digunakan seluruhnya untuk ke arah Jateng," jelas Wakapolres Brebes, Kompol M Faisal Perdana saat meninjau lokasi.
IMG-20190530-WA0034.jpg
Kendaraan dari arah Jakarta ke Semarang di Tol Brebes Barat. (Foto: Yunar Rahmawan)
Faisal mengatakan, saat dilakukan normalisasi di KM 263, arus kendaraan dari arah Jakarta akan melewati putaran di simpang susun. Selanjutnya, petugas akan mengarahkan untuk menuju ke jalur A kembali.
ADVERTISEMENT
Meski belum terlalu padat, namun Faisal mengaku tetap ada antrian kendaraan saat normalisasi. "Hanya ada perlambatan saat memutar di sini saja. Tapi bukan masalah yang berarti," tuturnya.
Saat ini, terdapat peningkatan volume kendaraan hingga 20 persen. Diprediksi, puncak arus mudik akan terjadi pada 1 - 2 Juni 2019. Untuk itu, jajaran Polres Brebes sudah menyiapkan beberapa rekayasa lalulintas ketika terjadi penumpukan kendaraan di dalam tol.
"Jika ada penumpukan kendaraan, maka akan ada rekayasa baik di Pejagan maupun Brexit," pungkas Faisal.
Reporter: Yunar Rahmawan
Editor: Irsyam Faiz
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab publisher. Laporkan tulisan