kumparan
News23 Mei 2020 22:40

Pandemi Corona, Masyarakat Berkumpul di Alun-alun Kota Tegal Saat Malam Takbiran

Konten Redaksi Pantura Post
20200523_205655.jpg
Ribuan warga berkumpul di Alun-alun Kota Tegal aaat malam takbiran, Sabtu (23/5/2020). (Foto: Irsyam Faiz)
TEGAL - Wabah virus corona tak menyurutkan warga Tegal untuk keluar rumah saat malam Lebaran, Sabtu (23/5/2020). Salah satu yang menjadi tujuan menikmati malam takbiran adalah Kawasan Alun-alun Kota Tegal.
ADVERTISEMENT
Pantauan PanturaPost, ribuan warga berkumpul di lapangan alun-alun. Mulai dari dewasa, pemuda, anak-anak hingga balita. Mereka asyik bercengkrama tanpa memperhatikan jaga jarak.
Anak-anak asyik bermain di taman bermain, muda-mudi bergandengan tangan, hingga sekeluarga menyantap makanan di lesehan pedagang kaki lima.
Sebagian besar warga juga tak mengenakan masker. Salah satunya Rizal, 19 tahun. Dia datang jauh-jauh dari Slawi, Kabupaten Tegal hanya untuk jalan-jalan menikmati malam lebaran di Kota Tegal. Dia tidak khawatir tertular virus corona meski tak memakai masker.
20200523_211804(0).jpg
Warga berkumpul di Alun-alun Kota Tegal aaat malam takbiran, Sabtu (23/5/2020). (Foto: Irsyam Faiz)
"Ya biasa saja. Gak khawatir (tertular corona," katanya yang saat itu bersama teman perempuannya.
Seorang warga bernama Ahyat, 30 tahun, sengaja memboyong keluarganya menikmati malam takbiran di alun-alun. Dia juga tak mengenakan masker.
ADVERTISEMENT
"Saya asli Kebumen. Istri orang sini (Tegal). Tadi pagi baru datang ke sini. Ke sini memang pengin lihat suasana saat malam takbiran," kata dia.
Selain di Alun-alun, keramaian juga terjadi di Jalan AR Hakim Kota Tegal. Puluhan pengendara motor berkonvoi sambil menggeber gas dan membunyikan klakson. Mereka juga sempat menerobos lampu merah. Tingkah mereka cukup mengganggu pengendara lainnya.
Screenshot_20200523-223853_Gallery.jpg
Konvoi sepeda motor di Jalan AR Hakim saat malam takbiran, Sabtu (23/5/2020).
Di toko-toko baju di pinggir jalan juga terjadi kerumunan orang. Warga berbondong-bondong belanja baju lebaran. Alhasil, lalu lintas di depan toko tersebut tersendat karena parkir kendaraan yang memakan badan jalan.
Sebagai informasi, penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) baru ditutup pada Jumat malam kemarin. Itulah salah satu yang membuat warga berani keluar rumah dan berkumpul.
ADVERTISEMENT
"Saya hari ini mulai mangkal lagi. Kan sudah zona hijau. PSBB sudah selesai kemarin," kata Asep, salah satu pengemudi odong-odong di Alun-alun Kota Tegal.
Sebelumnya, Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono mengingatkan kepada warganya untuk tetap waspada meskipun Tegal sudah nihil kasus COVID-19. Sebab, daerah sekitarnya masih berstatus zona merah.
"Kami minta warga agar tetap mematuhi protokol kesehatan. Seperti memakai masker, jaga jarak, dan sering cuci tangan," katanya saat Apel penutupan PSBB Jumat malam. (*)
****
kumparanDerma membuka campaign crowdfunding untuk bantu pencegahan penyebaran corona virus. Yuk, bantu donasi sekarang!
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab publisher. Laporkan tulisan