News
·
25 November 2020 20:26

Pelaku UMKM Kabupaten Tegal Terima 111 Website Gratis dari Sitebeat Indonesia

Konten ini diproduksi oleh PanturaPost
Pelaku UMKM Kabupaten Tegal Terima 111 Website Gratis dari Sitebeat Indonesia  (77466)
Wakil Bupati Tegal, Sabilillah Ardie menyampaikan sambutan dalam kegiatan Sosialisasi UMKM Go-Digital di Trasa Coworking Space Slawi pada Rabu (25/11).
SLAWI - Pelaku UMKM di Kabupaten Tegal mendapat website gratis dari Sitebeat Indonesia. Informasi itu disampaikan oleh General Manager Sitebeat Indonesia, Tim Schibli saat melakukan Sosialisasi UMKM Go-Digital di Trasa Coworking Space Slawi pada Rabu (25/11/2020). Sitebeat merupakan salah satu platform pembuat website tanpa coding.
ADVERTISEMENT
"Total keseluruhan yang dibagikan di seluruh Indonesia ada 1.111 website. Kalau untuk UMKM di Kabupaten Tegal 111," katanya.
Program ini, lanjut Tim Schibli, merupakan bentuk dukungan pemulihan ekonomi nasional untuk para pelaku UMKM yang ada di Indonesia, termasuk Kabupaten Tegal. Harapannya dari program ini dapat mendigitalisasikan pelaku UMKM Kabupaten Tegal ke pasar global.
"Paket website gratis ini mudah dipahami karena menggunakan sistem drag and drop yang praktis tanpa membutuhkan pengetahuan teknis seperti coding. Paket ini sudah termasuk subdomain Sitebeat, gratis hosting dapat membuat hingga 3 halaman dan termasuk banner Sitebeat," ungkapnya.
Sementara itu, Head of Business Development Sitebeat, Sunny Prima Juwita menjelaskan pentingnya website dalam mendongkrak bisnis. Salah satunya adalah tantangan digitalisasi. Website dirancang membantu usaha untuk menambah kredibilitas dan dapat memperkuat merek usaha atau suatu bisnis.
ADVERTISEMENT
"Website ini merupakan langkah awal yang mampu membuka pintu peluang pemasaran digital marketing lainnya. Seperti iklan dan konten yang dapat membantu merek lebih dikenal secara online dan mampu menjangkau pelanggan dengan cakupan yang lebih luas," ujarnya.
Terkait program website gratis ini, Sunny akan berkoordinasi dengan Dinas Perdagangan Perdagangan Koperasi dan UKM (Disperindag) Kabupaten Tegal. "Nanti yang akan mendata semuanya dari Disperindag, cukup dengan nama, alamat, email dan nomor handphone UMKM. Begitu sudah terdata kami akan lakukan pembinaan melalui virtual mulai tanggal 1 Desember 2020 nanti," tambahnya.
Wakil Bupati Tegal Sabilillah Ardie sangat menyambut baik program yang digagas Sitebeat Indonesia. Karena, website dapat menjadi brosur atau company profile suatu usaha. Terlebih di era digital sekarang ini, website menjadi salah satu teknologi yang dapat dimanfaatkan orang untuk memperbesar bisnisnya secara digital, menjangkau market lebih besar.
ADVERTISEMENT
"Website bisa sebagai informasi bagi pelanggan mengenai bisnis anda, lebih kredibilitas, memperluas market dan segmentasi pasar bahkan meningkatkan omset penjualan serta lebih mendekatkan dengan pelanggan," tuturnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM (Disperindag) Kabupaten Tegal Suspriyanti berharap UMKM Kabupaten Tegal dapat berpikir digital tidak hanya konvensional. Terbatasnya jumlah website gratis, pihaknya akan menggunakan konsep klaster. Karena pelaku UMKM di Kabupaten Tegal sangat banyak melebihi jumlah kapasitas website yang dibagikan.
"Sebenarnya saya pengen semua UMKM di Kabupaten Tegal memiliki website. Tetapi karena jumlahnya terbatas maka saya akan membagi dengan sistem klaster. Jadi satu website bisa menjadi klaster, di dalamnya memuat beberapa UMKM. Ada makanan, minuman, konveksi sampai furniture," terangnya. (*)
ADVERTISEMENT