Kumparan Logo
Konten Media Partner

Pemuda Tegal Bikin Replika Robot Transformers Setinggi 3 Meter dari Barang Bekas

PanturaPostverified-green

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Replika robot transformer setinggi 3 meter karya pemuda Desa Harjawinangun, Kecamatan Balapulang, Kabupaten Tegal. (Foto: Bentar)
zoom-in-whitePerbesar
Replika robot transformer setinggi 3 meter karya pemuda Desa Harjawinangun, Kecamatan Balapulang, Kabupaten Tegal. (Foto: Bentar)

PEMUDA asal Kabupaten Tegal, Umar Mustopa, kembali membuat karya dari dari onderdil motor bekas bekas. Kini, pemuda Desa Harjawinangun, Kecamatan Balapulang, membuat replika robot transformer setinggi 3 meter.

Replika robot yang terbuat dari bahan bekas otomotif itu diselesaikan dalam waktu 3 pekan. Jika diperhatikan dari dekat, replika robot tersebut akan terlihat aneka onderdil motor seperti tengki bensin hingga bodi motor.

"Ini replika robot tertinggi yang pernah saya buat. Biasanya membuat replika robot itu paling tinggi 2 meter. Tapi kini saya bikin dengan 3 meter. Mungkin ini replika robot dari bahan bekas onderdil otomotif ini tertinggi di Tegal," tutur Mustopa kepada PanturaPost, Kamis (11/3/2021).

Pemuda 31 tahun tersebut sudah berjalan tiga tahun lebih bergelut di dunia replika robot dari onderdil otomotif. Awalnya pembuatan replika robot ini dengan bentuk kecil-kecil. Lama-lama banyak yang pesan dengan ukuran yang tinggi. Mulai dari tinggi 1,5 meter, 2 meter, dan sampai 3 meter.

"Replika robot Transformers dengan tinggi 3 meter ini adalah dari imajinasi sendiri. Robot ini kemungkinan akan dibawa ke Korea. Yang pesan itu dari Jogja. Katanya mau dikirim ke Korea," terangnya

Selama pandemi corona, dirinya mengaku mengalami dampaknya. Karena banyak pesanan yang dibatalkan. Akan tetapi, beberapa bulan belakangan ini, pemesan robot mulai berjalan lagi.

Replika robot dari bahan bekas onderdil otomotif yang sudah terjual, kata Umar, di antaranya seperti robot Transformers, Dragon Metal, Iron Man dan lainnya. Dia pun menjual karyanya itu dari harga puluhan juta sampai ratusan juta.

"Kami sering mendapat masukan terkait pembuatan replika robot tersebut. Makanya setiap tahun selalu ada perubahan dari karya robot yang saya buat," pungkasnya. (*)