kumparan
30 Oktober 2019 9:23

Pria yang Bunuh Ayah Kandung Lalu Buang ke Septic Tank Diduga Stres

IMG-20191030-WA0011.jpg
Pelaku (kanan) diinterogasi polisi di Polsek Warureja. (Foto: Syaifullah)
TEGAL - Udin, 28 tahun, seorang pemuda di Desa Kendayakan, Kecamatan Warureja, Kabupaten Tegal ditangkap polisi karena membunuh ayah kandungnya, Rohadi. Jenazah korban ditemukan Selasa (29/10) malam di dalam septic tank dan ditutupi tikar.
ADVERTISEMENT
Menurut warga setempat, Suhadi, pelaku diduga mengalami gangguan jiwa. Bahkan pelaku pernah dirawat di Rumah Sakit Mitra Siaga Tegal. Warga sering merasa takut jika bertemu dengan pelaku di jalan karena sikapnya yang aneh.
Suhadi mengatakan sebelumnya pelaku bekerja di pelayaran. Setelah pulang, pelaku mulai menunjukkan perubahan atau sikap aneh.
"Ya kayak orang marah gitu. Makanya warga banyak yang takut kalau pas ketemu atau berpapasan di jalan," katanya.
Kepala dusun setempat, Wahyudi, juga menuturkan hal yang sama. Menurut dia, pelaku sudah lama diduga mengidap gangguan jiwa.
"Kadang waras kadang kumat. Semua warga di sini sudah tahu kalau pelaku suka berperilaku aneh. Pernah dirawat di rumah sakit juga," kata dia.
ADVERTISEMENT
Kasat Reskrim Polres Tegal, AKP Gunawan Wibisono, mengatakan pelaku sudah diamankan di Polsek Warureja bahkan sudah dibawa ke Rumah Sakit Mitra Siaga untuk pemeriksaan kejiawaan.
"Saat ini kami masih mendalami kasus tersebut dengan meminta keterangan sejumlah saksi," ujar Gunawan, Selasa malam.
Diberitakan sebelumnya, peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh istri korban. Awalnya dia mencari suaminya dengan langsung menayakan kepada pelaku. Namun oleh pelaku dijawab belum pulang masih kerja, sebentar lagi pulang.
Hingga malam hari korban juga tidak pulang. Dia pun akhirnya menemukan bercak darah di kamar korban. Setelah menyusuri bercak darah dwn menemukan suaminya berada dalam septik tank di samping rumah dengan ditutupi tikar.
Kasus ini masih ditangani Satreskrim Polres Tegal. Pihaknya masih memeriksa sejumlah saksi dan mengumpulkan bukti-bukti untuk mengungkap kasus ini. (Syaifullah)
ADVERTISEMENT
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab publisher. Laporkan tulisan