Puluhan Siswa SMP di Slawi Deklarasi Antiterorisme

SLAWI - Aksi teror berupa penyerangan terhadap Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam), Wiranto, menjadi keprihatinan berbagai pihak. Salah satunya dunia pendidikan. Puluhan siswa SMPN 1 Slawi, Kabupaten Tegal, mendeklarasikan antri radikalisme dan terorisme di halaman sekolah, Jumat (11/10).
"Peristiwa yang terjadi kemarin itu kan bisa membawa dampak negatif kepada kita sebagai pelajar. Dengan alasan itulah, hari ini kami sengaja menggelar deklarasi antri radikalisme dan terorisme," kata salah seorang siwa kelas 2, Hitamul Tasya.
Dalam kegiatan deklarasi tersebut, para siswa juga menyerukan yel-yel sambil membawa sejumlah poster penolakan terhadap aksi radikalisme dan terorisme. Mereka menilai kegiatan tersebut sangat positif dan harus dilakukan.
"Ya kita kan tetap harus waspada dan selalu hati hati agar tidak mudah terpengaruh dan terjerumus dalam aksi radikalisme dan terorisme. Makanya, saya berharap, semua teman teman siswa SMP N 1 Slawi lebih berhati hati dalam bergaul," katanya.
Sementara itu, Kepala SMP N 1 Slawi, Kabupaten Tegal, Alfatah mendukung kegiatan para siswa. Menurutnya, kegiatan tersebut sangat positif agar para siswa tidak terjerumus dalam hal-hal negatif terutama radikalisme dan terorisme.
"Ini inisiatif para siwa yang kemudian diakomodir oleh pengurus OSIS. Saya apresiasi dan ini sangat bagus," katanya.
Untuk mencegah siswa terjerumus dalam aksi radikalisme dan terorisme, pihak sekolah terus melakukan berbagai upaya. Di antaranya seperti meningkatkan kegiatan keagamaan dan pendidikan karakter siswa. Hal itu terbukti bahwa saat ini SMP N 1 Slawi menjadi Pilot Pendidikan Karakter (PPK).
"Menteri pendidikan dan kebudayaan juga telah memerintahkan agar kami turut menjaga dan mengawasi para siswa agar tetap fokus belajar. Selain itu, setiap pagi sampai siang, kami juga mengharusnya para siswa membaca Alquran dan bagi non-Islam membaca kita suci agamanya masih masing," pungkasnya. (*)
Reporter: Syaifullah
Editor: Irsyam Faiz
