Kumparan Logo
Konten Media Partner

Rusunawa Senilai Rp 20 Miliar akan Dibangun di Brebes

PanturaPostverified-green

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kepala Bidang Perumahan Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman (Pereaskim) Kabupaten Brebes Moh Tolani (tengah). (Foto: Fajar Eko)
zoom-in-whitePerbesar
Kepala Bidang Perumahan Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman (Pereaskim) Kabupaten Brebes Moh Tolani (tengah). (Foto: Fajar Eko)

BREBES - Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) akan dibangun di Desa Limbangan Wetan Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes pada 2020. Adapun rusunawa dibangun menggunakan alokasi anggaran dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat mencapai Rp 20 milliar.

"Yang dibangun satu blok rusunawa dengan jumlah 44 unit. Bangunanya tiga lantai, saat ini proses pembangunan menunggu tanda tangan kontrak pada yang rencananya diteken akhir minggu ini," ucap Kepala Bidang Perumahan Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman (Pereaskim) Kabupaten Brebes Moh Tolani, Senin, 10 Februari 2020.

Ia menambahkan, proses pekerjaan fisik ditarget selesai tahun ini. Sedangkan lahan yang digunakan untuk membangun rusunawa yakni, ukuran 60 x 90 meter persegi. "Untuk lahan sudah clean and clear. Kemudian pesifikasi hunian rusun lebih besar. Satu hunian adalah tipe 36. Nanti ada dua kamar di dalam hunian tersebut," jelasnya.

Tolani menyatakan, peruntukan rusunawa bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) atau yang belum memiliki rumah. "Untuk teknisnya nanti menyusul. Karena nanti kalau bangunan sudah berdiri dan selesai, baru akan disosilisasikan ke masyarakat. Tentunya ada seleksi bagi calon penghuni dengan menunjukan foto kopi KK, KTP dan masuk didalam data warga kurang mampu atau keluarga tidak sejahtera berdasarkan yang dikeluarkan Dinas Sosial," ungkapnya.

Ia menyatakan, terkait regulasi penyewaan ataupun besaran sewa nanti sedang dalam pembahasan lebih lanjut termasuk merancang peraturan bupati (Perbup).

"Nanti kita lakukan pembahasan lebih lanjut, termasuk saat ini sedang kita siapkan materi Perbupnya. Didalam Perbup nanti mengatur teknis seperti, klarifikasi calon penghuni hingga biaya sewa dalam pengelolaanya," pungkasnya. (*)