Pencarian populer
PUBLISHER STORY

Tuding Otak Pembuat Video Dirinya Gila, Subkhan Laporkan Balik Sukro

BREBES - Mendengar dirinya dilaporkan ke pihak kepolisian, Moh Subkhan berencana melaporkan balik Sukro ke Mapolres Brebes lantaran diduga menjadi otak pembuat video petani bawang bekas orang yang tak waras alias gila.

Sebelumnya, mantan Komisioner KPUD Brebes itu dilaporkan ke pihak kepolisian lantaran diduga melakukan penganiayaan kepada seorang kakek bernama Sukro (60) warga Desa Randusari Kecamatan Pagerbarang, Kabupaten Tegal, Sabtu (9/3) malam.

"Rencana besok Senin (11/3) saya laporkan dia (Sukro) ke Polres Brebes terkait video yang tersebar di medsos itu," ucap Moh Subkhan, Minggu 10 Maret 2019.

Ia menyebut, dirinya telah mengetahui lokasi pembuatan video yang mendiskriditkan dirinya dibuat di sebuah rumah milik Topari. "Shootingnya di rumah Sito atau Topari. Dia bilang ada otaknya terkait pembuatan video tersebut," jelasnya.

Dirinya pun meminta jajaran Polres Brebes untuk mengusut tuntas terkait pembuatan dan penyebaran video tersebut. "Usut tuntas pembuatan dan penyebaran video. Siapa yang menyuruhnya hingga ke otaknya," tegas dia.

Kapolres Brebes AKBP Aris Supriyono melalui Kasubbag Humas, Iptu Umi Antum Farich membenarkan adanya pelaporan kasus dugaan penganiayaan.

"Sabtu (9/3) malam, seorang warga bernama Sukro datang ke Mapolres Brebes melaporkan dugaan penganiayaan yang dilakukan Moh Subkhan," ucap Umi Antum Farich saat dikonfirmasi, Minggu 10 Maret 2019.

Ia menambahkan, kasus dugaan penganiayaan itu dilakukan di sebuah jalan di wilayah Dukuh Tegalglagah Kidul Desa Tegalglagah Bulakamba Brebes. Kejadian bermula, saat Sukro dan seorang warga lainnya bernama Abdullah sedang berada di jalan membenarkan baliho gambar salah satu Caleg yang miring.

Beberapa saat kemudian, sebuah mobil pribadi berhenti mendadak dan diduga pemiliknya Moh Subkhan langsung menghampiri Sukro. Saat itu, Subkhan menanyakan perihal pembuatan video yang berisi pernyataan dirinya gila.

"Saat itu mereka saling adu mulut dan saling dorong mendorong yang diduga berakhir dengan pemukulan oleh Subkhan terhadap Sukro," kata dia.

Akibat pemukulan yang diduga dilakukan Moh Subkhan, korban mengalami luka-luka di bagian bibirnya. "Karena pemukulan itu, korban mengalami luka pecah di bibir dan dada sesak akibat dorongan," jelasnya. (*)

Reporter : Fajar Eko Nugroho

Editor : Muhammad Abduh

Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.60