Kumparan Logo
Konten Media Partner

Warga Tegal Positif Corona Setelah Dites yang Kedua Kalinya

PanturaPostverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono saat memberikan keterangan pers di Pendapa Balai Kota Tegal, Rabu (25/3/2020) malam. (Foto: Syaifullah)
zoom-in-whitePerbesar
Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono saat memberikan keterangan pers di Pendapa Balai Kota Tegal, Rabu (25/3/2020) malam. (Foto: Syaifullah)

TEGAL - Seorang warga Kota Tegal dinyatakan positif tertular virus corona, Rabu (25/3). Hal tersebut diketahui setelah hasil tes swab tenggorokan yang kedua keluar. Padahal, sebelumnya pada tes swab pertama hasilnya negatif.

"Tes swab tenggorokan pertama yakni pada tanggal 17 Maret 2020 dinyatakan negatif dan tes swab yang kedua, tanggal 24 Maret dinyatakan positif," kata Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono saat memberikan keterangan pers di Pendapa Balai Kota Tegal.

Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang dirawat di Ruang Isolasi RSUD Kardinah tersebut berjenis kelamin laki laki (34). Yang bersangkutan merupakan warga Kelurahan Slerok, Kecamatan Tegal Timur.

Dia memiliki riwayat perjalanan dari Abudabi, Uni Emirat Arab (UEA). Berdasarkan pengecekan petugas, yang bersangkutan sempat naik kereta api dan turun di Stasiun Tegal, pada tanggal 16 Maret dini hari.

"Dia cukup berpendidikan, karena begitu turun di stasiun, mengalami batuk, sesak nafas, deman, dia langsung datang ke IGD RSUD Kardinah untuk memeriksakan diri," katanya.

Menurutnya, informasi awal yang didapat dari pihak rumah sakit, pasien menuju rumah sakit menggunakan taksi online. Namun setelah dicek lagi, ternyata ada pihak keluarga yang menjemput dan mengantar rumah sakit menggunakan 2 sepeda motor. 

"Ngantarnya dari kejauhan, oleh pasien pihak keluarga langsung disuruh pulang. Jadi tidak sempat kontak fisik dengan keluarga," jelasnya.

Sementara itu, Ketua Satuan Gugus Tugas Covid -19 Kota Tegal, Johardi mengatakan saat ini pasien masih berada di ruang isolasi dan kondisinya membaik. "Dia sudah tidak batuk, sudah tidak demam ataupun sesak nafas," katanya.

Terkait warga Kota Tegal yang positif corona, pihaknya sudah berkoordinasi dengan PT KAI, dan provinsi untuk melakukan pelacakan. Hal ini untuk mengetahui riwayat kontak pasien.

"Di gerbong kereta, pasien duduk bersama tiga orang. Bahkan kita sudah tahu nama nama penumpang di gerbong tersebut. Mereka harus dikarantina," pungkasnya. (Syaifullah)