Mahasiswa Silvikultur IPB Praktikum Lapang di Persemaian Rumpin

Berita seputar Kehutanan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Pathology News tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

BOGOR – Sebanyak 87 mahasiswa Departemen Silvikultur, Fakultas Kehutanan dan Lingkungan IPB University mengikuti praktikum lapang di Persemaian Modern Rumpin, Bogor, pada Sabtu (12/09/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari pembelajaran Mata Kuliah Teknologi Perbenihan Tanaman Hutan (SVK1328) dan Patologi Hutan (SVK1336).
Praktikum dilaksanakan pada Sabtu, 4 Oktober 2025, pukul 06.00–15.00 WIB. Mahasiswa didampingi oleh dosen pengampu, teknisi laboratorium, dan asisten praktikum selama kegiatan berlangsung.
Pada praktikum Teknologi Perbenihan Tanaman Hutan, mahasiswa melakukan pengamatan yang berkaitan dengan mutu bibit tanaman hutan. Sementara itu, melalui praktikum Patologi Hutan, mahasiswa melakukan monitoring dan evaluasi terhadap kondisi kesehatan tanaman serta gejala penyakit yang ditemukan pada bibit di persemaian.
Kegiatan lapang tersebut juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk mengamati secara langsung proses dan kondisi pengelolaan persemaian. Berbagai hasil pengamatan kemudian didiskusikan bersama dosen dan pendamping untuk menghubungkan kondisi yang ditemukan di lapangan dengan materi perkuliahan.
Dosen yang hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Prof. Dr. Ir. Elis Nina Herliyana, M.Si., dan Dr. Ir. Arum Sekar Wulandari, MS. Kegiatan juga melibatkan asisten laboratorium dan asisten praktikum yang membantu pelaksanaan pengamatan mahasiswa di lapangan.
Prof. Elis menyampaikan apresiasi kepada pihak Persemaian Modern Rumpin atas dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan pembelajaran lapang mahasiswa.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa melakukan pengamatan terhadap bibit dan lingkungan persemaian. Pada aspek patologi hutan, mahasiswa mengamati kondisi tanaman dan gejala yang ditemukan sebagai bagian dari proses identifikasi awal penyakit tanaman.
Selain melakukan pengamatan, mahasiswa juga berdiskusi mengenai kondisi bibit, faktor lingkungan, serta berbagai permasalahan yang dapat dijumpai dalam pengelolaan persemaian.
Praktikum lapang ini menjadi bagian dari proses pembelajaran untuk memberikan pemahaman kepada mahasiswa mengenai penerapan materi Teknologi Perbenihan Tanaman Hutan dan Patologi Hutan pada kondisi lapangan.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa dapat mengumpulkan data dan hasil pengamatan yang selanjutnya digunakan dalam proses pembelajaran masing-masing mata kuliah.
