Sinergi Program IPB di Cianjur Hadirkan Inovasi Pupuk Organik untuk Petani

Berita seputar Kehutanan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari PathologyNews tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Kolaborasi Dospulkam dan KKN-T IPB Latih Petani Cianjur Gunakan Pupuk Organik Ramah Lingkungan

Cianjur – Program Dosen Pulang Kampung (Dospulkam) IPB University tahun 2025 yang dilaksanakan di Kabupaten Cianjur tidak hanya menjadi ajang implementasi hasil riset kampus, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi nyata antarprogram IPB dalam menjawab persoalan masyarakat. Salah satu bentuk sinergi tersebut terlihat dari pelaksanaan pelatihan inovasi pupuk organik yang melibatkan Tim KKN-T IPB di Kecamatan Mande.
Kegiatan yang digelar pada Jumat, 19 Juli 2025, diikuti oleh puluhan petani dari berbagai desa, termasuk petani dari Desa Leuwikoja dan Mekarjaya, dua lokasi KKN-T IPB yang turut berperan aktif dalam fasilitasi peserta dan penyusunan kegiatan. Pelatihan ini memperkenalkan penggunaan pupuk organik Bio-Hara Plus, sebuah inovasi IPB yang berfungsi ganda sebagai nutrisi tanaman sekaligus pestisida nabati.
Program Dospulkam IPB sendiri di Kabupaten Cianjur diketuai oleh Prof. Dr. Ir. Elis Nina Herliyana, M.Si., dan mengangkat tema besar inovasi pupuk organik untuk peningkatan produktivitas pertanian dan ketahanan pangan pascabencana. “Kami ingin kegiatan ini menjadi percontohan sinergi lintas program IPB di daerah yang berdampak langsung bagi masyarakat,” terang Prof. Elis dalam pernyataannya sebelumnya.
Pelatihan disampaikan langsung oleh para pakar dari IPB yang menjelaskan konsep, manfaat, dan cara aplikasi pupuk Bio-Hara Plus. Para petani tampak antusias mengikuti kegiatan hingga tuntas. Produk ini dinilai memiliki keunggulan dari sisi efektivitas pemupukan, keamanan lingkungan, serta potensi peningkatan hasil panen padi secara berkelanjutan.
“Agenda ini bukan hanya soal menjalankan program-program dari IPB, tetapi bagaimana seluruh elemen program—baik Dospulkam, KKN-T, maupun mitra lokal—bersatu dalam satu orkestrasi untuk menjawab tantangan nyata di lapangan,” ujar Ikhwan Shodiq Syifaudin, S.Hut., M.Si., selaku Koordinator Asisten Dospulkam IPB untuk Kabupaten Cianjur.
Selain edukasi teknis, agenda ini juga bertujuan memperkuat jejaring antara kampus dan pemerintah daerah. Dalam pelaksanaan kegiatan, tim Dospulkam juga didukung oleh Pemerintah Kabupaten Cianjur dan dinas terkait, yang turut memfasilitasi koordinasi dan kehadiran peserta.
Dengan semangat kolaborasi, pelaksanaan program ini menjadi langkah awal menuju integrasi berbagai skema pengabdian IPB agar lebih tepat sasaran dan berkelanjutan. Ke depan, sinergi antara Dospulkam, KKN-T, dan mitra lokal diharapkan mampu memperkuat posisi IPB sebagai kampus pelopor solusi berbasis riset di tengah masyarakat.
