3 Toko Buku yang Wajib Kamu Kunjungi Saat di Jogja

Perempuan biasa yang (kadang-kadang) suka nulis dan sedang menempuh pendidikan tinggi di Fakultas Hukum UGM
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Patricia Nerissa Krisna Putri tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Siapa sih yang belum pernah denger kalau Jogja kerap dijuluki sebagai Kota Pelajar? Tentu Jogja sebagai kota pelajar artinya juga menjadi tempat dimana segala ilmu pengetahuan dan sumber-sumbernya berkumpul dalam satu kota, termasuk toko buku. Bisa dibilang, Yogya ini merupakan ladangnya buku-buku bahkan jadi tempat produksi buku. Dari buku kiri sampai religi, dari AU (alternative universe) favoritmu di X sampai penelitian ilmiah.
Sayang banget rasanya kalau tidak menyempatkan diri untuk mengunjungi berbagai toko buku di Yogya, daripada nyari review di Instagram atau Tiktok, berikut 3 rekomendasi toko buku yang wajib kamu kunjungi saat di Jogja!
1# Shira Media, Ngemplak
Toko buku yang berada di gang-gang Jalan Kaliurang atas ini baru dibuka untuk umum pada awal 2024. Karena baru, toko buku ini masih agak sepi pengunjung sehingga cukup nyaman untuk bersantai membaca berbagai koleksi buku sambil meromantisasi hidup. Tone-nya yang warm dengan dominasi kayu dan warna coklat membuat suasana semakin cozy untuk membaca bahkan berlaptop. Karena gaya arsitekturnya agak modern, rasanya kalau kesini seperti berada di toko buku di Eropa.
Shira Media menjadi rumah produksi dari buku ABC Marxisme oleh Andrea Gaviota (dan seri ABC lainnya) serta terjemahan novel internasional yang sedang viral tahun ini, yakni Babel karya R.F. Kuang. Koleksi toko yang menarik perhatian saya adalah series Sherlock Holmes baik Bahasa Indonesia maupun Inggris yang hampir memenuhi satu rak bahkan dihiasi oleh aksesoris ala Sherlock Holmes pula. Lain daripada itu, tempat ini memiliki berbagai koleksi buku dengan berbagai genre.
Toko ini dibuka dari pukul 08.00 – 17.00 WIB setiap Senin sampai Sabtu saja karena Minggu adalah harinya Tuhan (alias libur). Info lebih lanjut bisa cek akun Instagramnya @shiramedia
2# Boekoe Theotraphi, Umbulharjo
Kecil-kecil tapi banyak isinya. Itulah 1 kalimat untuk mendeskripsikan toko buku satu ini. Boekoe Theotraphi ini merupakan toko buku dengan konsep semi-indoor yang tidak besar-besar amat, tetapi hampir seluruh dinding ruangan dipenuhi oleh buku. Cukup nyaman untuk bersantai membaca buku disini sambil menyeruput kopi.
Selain menjual buku, ada beberapa koleksi buku yang hanya bisa dibaca ditempat, salah satunya Tempurung karya Oka Rusmini. Toko ini menyediakan berbagai jenis buku baik religi, psikologi, politik, sejarah, feminisme, lengkap banget pokoknya.
Boekoe Theotraphi juga memiliki cafe mini yang menjual berbagai jenis minuman seperti kopi, teh, dan lainnya sehingga membaca dan melihat buku-buku menjadi lebih asik. Toko ini sebenarnya buka setiap hari dari pukul 10.00 – 23.00 WIB, tapi saya rekomendasikan untuk datang di sore atau malam saja karena suasananya lebih enak untuk berlama-lama. Kalau mau cari tahu lebih lanjut cek saja akun Instagramnya @theotraphi
3# Buku Akik, Ngaglik
Kalau toko buku satu ini rasanya sudah menjadi tempat favorit para pembaca buku, Najwa Shihab pun juga suka berkunjung kesini, jadi ya memang sudah lumayan banyak turis yang mengunjungi Buku Akik. Walau kadang-kadang kalau weekend atau hari libur tokonya agak ramai, Buku Akik selalu menjadi tempat yang nyaman, adem, dan cozy untuk berwisata buku, serasa kayak rumah pokoknya.
Buku-buku disini sangat bervariasi dan terbilang lengkap, ada yang dijual, ada yang untuk dibaca di tempat saja. Buku Akik sendiri menjual buku dengan berbagai genre, dari sejarah, kiri, self-improvement, dan lainnya. Toko ini juga memiliki koleksi lengkap Pramoedya Ananta Toer, Leila S. Chudori, bahkan Harry Potter.
Buku Akik buka setiap hari dari pukul 10.15 – 17.00 WIB sehingga cocok untuk datang kesini setelah jam makan siang. Info selengkapnya bisa dicek akun Instagramnya @bukuakik
Itulah 3 toko buku sekiranya menjadi rekomendasi untuk kamu kunjungi saat berada di Jogja. Kalau belum sempat, ya tidak apa-apa juga, bisa dimasukan ke travel plan selanjutnya. Kalau kamu mahasiswa Jogja, cobalah sekali-kali mengunjungi 3 tempat ini agar tidak suntuk mengerjakan tugas atau skripsi di cafe-cafe yang harganya mulai mahal itu sembari menambah pengetahuan dengan membaca buku.
There is more treasure in books than in all the pirate’s loot on Treasure Island.
- Walt Disney
